30 August 2025

Get In Touch

Tak Hanya Lezat, Ceker Ayam Juga Menyehatkan Tubuh

ilustrasi
ilustrasi

SURABAYA (Lentera) - Ceker ayam tidak hanya lezat untuk diolah menjadi berbagai hidangan, tetapi juga menyimpan manfaat kesehatan yang jarang diketahui. Menurut penelitian, sekitar 70 persen kandungan protein dalam ceker ayam terdiri dari kolagen, zat penting untuk menjaga elastisitas kulit, kekuatan tulang, hingga kesehatan sendi.

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan tubuh akan kolagen semakin meningkat. Kolagen berperan penting dalam menjaga kulit tetap halus, kenyal, dan bebas keriput sehingga membuat penampilan tampak awet muda. Meski tubuh secara alami memproduksi kolagen, jumlahnya akan menurun seiring waktu, sehingga asupan tambahan dari makanan sangat dibutuhan.

Tanpa disadari, ceker ayam dapat menjadi pilihan praktis sekaligus terjangkau untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Menurut Prof. Ono Suparno, dosen sekaligus peneliti dari Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIN), Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB University, kandungan kolagen pada bagian ini cukup melimpah dan berpotensi menjadi sumber nutrisi alami yang mudah diperoleh masyarakat.

"Kolagen adalah protein struktural penting yang berperan dalam menjaga kekuatan, elastisitas, dan kepadatan kulit, tulang, tendon, otot, serta ligamen," kata Ono dikutip dari laman IPB, Rabu (27/8/2025).

Tak hanya kaya kolagen, ceker ayam juga mengandung nutrisi lain seperti protein, kalsium, fosfor, vitamin A, folat, magnesium, dan vitamin E. Nutrisi-nutrisi tersebut ikut mendukung manfaat kesehatan dari konsumsi ceker ayam.

Kendati mengandung beragam nutrisi, Ono mengingatkan pentingnya mengonsumsi ceker ayam secara seimbang. Ia menyarankan agar konsumsi ceker ayam tetap diimbangi dengan sumber gizi lain, dan diolah dengan cara sehat seperti direbus menjadi sup kaldu, agar kandungan kolagen tetap terjaga dan lebih mudah diserap tubuh.

Resiko

Namun, konsumsi ceker ayam secara berlebihan juga bisa menimbulkan risiko. Beberapa di antaranya adalah meningkatnya kadar kolesterol, tingginya kandungan lemak jenuh atau lemak trans jika dimasak dengan cara digoreng, hingga risiko kontaminasi bakteri apabila tidak dibersihkan dengan benar.

Selain itu, karena ceker ayam berasal dari bagian kaki yang sering bersentuhan langsung dengan kotoran, ada risiko kontaminasi bakteri atau zat berbahaya jika tidak dibersihkan dengan benar, serta potensi gangguan hormonal.

“Masyarakat disarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan, baik hewani maupun nabati, yang kaya kolagen atau dapat merangsang produksinya secara alami,” kata Ono.

Ia juga menambahkan, kolagen yang terdapat pada ceker ayam berpotensi diolah menjadi bentuk yang lebih efektif sekaligus ekonomis, misalnya dijadikan kolagen tripeptida. Dengan begitu, manfaatnya bisa lebih mudah diserap tubuh.

Selain ceker, kata Ono, ada sumber kolagen alami lain yang murah dan mudah diperoleh, seperti kaldu tulang dari ayam, sapi, atau ikan, kulit dan kepala ikan, putih telur, serta bagian ayam lain seperti leher dan tulang rawan.

Manfaat Ceker Ayam

Ada banyak manfaat kesehatan dari mengonsumsi ceker ayam. Di antaranya memperbaiki sistem kekebalan tubuh, mengandung banyak kolagen, dan mencegah kerapuhan tulang. Berikut ini beberapa manfaat ceker ayam untuk kesehatan tubuh yang sayang untuk dilewatkan:

Memperbaiki Sistem Kekebalan Tubuh

Bagian tubuh ayam ini mengandung beragam mineral penting, mulai dari kalsium, magnesium, kalium, hingga fosfor. Setiap zat gizi tersebut memiliki peran khusus yang saling melengkapi dalam menjaga fungsi tubuh.

Kombinasi mineral tersebut membantu melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kepadatan tulang, serta menunjang kesehatan saraf, jantung, dan sistem pencernaan. Kehadirannya juga berkontribusi dalam membangun daya tahan tubuh sekaligus membantu mencegah berbagai penyakit.

Mengandung Banyak Kolagen

Kolagen bisa didapatkan dari bagian tubuh ayam ini. Sebab, bagian tubuh ayam ini mengandung kolagen yang sangat tinggi. 

Kadar kolagen alami yang ada pada bagian tubuh ayam ini sangat mirip dengan kolagen yang ada pada sayuran berdaun hijau dan buah-buahan yang memiliki kandungan vitamin C. 

Kolagen merupakan salah satu bahan khusus yang kulit butuhkan untuk menjaga elastisitas kulit, fungsi tubuh, memperkuat struktur pembuluh darah, melindungi lapisan saluran cerna, dan memperkuat struktur tulang.

Mencegah Tulang Rapuh

Seseorang yang mulai menua, pastilah jumlah kalsium dalam tubuh mengalami penurunan dan sel menjadi lebih sulit beregenerasi. Salah satu manfaat ceker ayam, yakni bisa mencegah kerapuhan tulang. 

Maka dari itu, konsumsilah bagian tubuh ayam ini secara teratur, untuk mendapatkan sejumlah nutrisi seperti kalsium, protein, tulang rawan, dan kolagen yang berguna membantu menguatkan sendi dan mencegah tulang rapuh saat tubuh mulai menua. 

Selain itu, di dalam ceker ayam juga ada Glukosamin, yang merupakan kandungan untuk mendukung kekuatan sendi, sehingga bisa membantu dari penyakit radang sendi atau nyeri sendi.

Menjaga Kesehatan Gusi

Gusi adalah jaringan kuat yang berguna untuk menopang gigi. Beberapa masalah yang terjadi pada gusi terjadi akibat masalah kesehatan gigi yang buruk. 

Namun, masalah pada gusi bisa muncul dari dalam tubuh, yakni bila tubuh kekurangan vitamin dan nutrisi. 

Salah satu manfaat ceker ayam bisa menjaga kesehatan gusi karena di dalam ceker ayam mengandung nutrisi, seperti asam amino, kolagen, dan beberapa zat gelatin, di mana ketiga zat tersebut bisa meningkatkan kesehatan gusi.

Membantu proses penyembuhan

Manfaat ceker ayam selanjutnya adalah bisa membantu proses penyembuhan.

Sebab, ceker mengandung protein dan kalsium, yang mana kedua nutrisi ini sangat penting untuk membantu regenerasi otot, tulang, dan saraf. Dua nutrisi ini bisa membantu menyembuhkan luka.

Bagi yang tidak terbiasa makan ceker ayam, bisa mengolahnya menjadi kaldu. Cara tersebut bisa membuat merasakan nutrisi dan manfaat ceker ayam untuk kesehatan tubuh. 

Co-Editor: Nei-Dya/berbagai sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.