04 April 2026

Get In Touch

Kepanikan Meski BBM Tak Ada Kenaikan (Koran Rabu, 1 April 2026)

ANTREAN masyarakat di SPBU terjadi sejak Selasa (31/3/2026) dini hari hingga malam. Bahkan ketika pemerintah secara resmi menjamin tidak ada kenaikan harga untuk semua jenis bensin, pembeli tetap mengular, baik di SPBU Pertamina maupun swasta. Panic buying terjadi setelah isu kenaikan harga dan pembatasan Pertalite sebagai dampak dari perang Iran melawan AS dan Israel mencuat.Kabar yang dipastikan sebagai hoaks itu menyebutkan bahwa mulai 1 April 2026 harga Pertamax cs akan mencapai lebih dari Rp17.000 per liter. Kegaduhan semakin menguat setelah beredar draf Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 yang ditetapkan pada 30 Maret 2026 dan ditandatangani Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pembelian Pertalite untuk kendaraan bermotor perseorangan roda empat atau lebih dibatasi maksimal 50 liter per hari per kendaraan. Pihak Istana menepis seluruh kabar tersebut. Ditegaskan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) juga melaporkan ketahanan stok energi periode 12–31 Maret 2026 berada di atas batas minimum nasional. Ketersediaan bensin tercatat di atas 20 hari, sementara solar berada di atas 18 hari. Adapun stok solar nonsubsidi seperti Pertamina Dex mencapai lebih dari 40 hari.Untuk bahan bakar pesawat (avtur), ketahanan stok dilaporkan mencapai 30 hari. Sementara itu, stok liquefied petroleum gas (LPG) berada pada level 11,6 hari. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/01042026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.