05 April 2025

Get In Touch

Mas Dhito Jadikan Pendidikan Pramuka Sebagai Ekstrakurikuler Wajib

Mas Dhito selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kediri meminta pendidikan Pramuka sebagai eksktrakurikuler wajib di sekolah.
Mas Dhito selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kediri meminta pendidikan Pramuka sebagai eksktrakurikuler wajib di sekolah.

KEDIRI (Lenteratoday) - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta pendidikan pramuka dijadikan sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah mengingat pentingnya kegiatan itu dalam membentuk karakter anak bangsa. Instruksi mewajibkan pramuka sebagai ekstrakurikuler itu disampaikan bupati saat menghadiri musyawarah cabang Gerakan Pramuka Kwartiar Cabang Kediri di Gedung Bhagawanta Bhari, Selasa (12/7/2022).

"Nanti Dinas Pendidikan memonitor lagi pendidikan pramuka di sekolah, karena Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib," kata Mas Dhito yang sekaligus menjadi Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kediri.

Tak hanya lembaga pendidikan dibawah pembinaan Dinas Pendidikan (Dindik), ekstrakurikuler Pramuka juga diperuntukkan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Kemudian, tak kalah penting kepada Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, dan Gugus Depan, Mas Dhito meminta sungguh-sungguh menyelenggarakan pendidikan kepramukaan.
"Kita berharap anak-anak di Kabupaten Kediri menjadi generasi yang berkarakter dan berkepribadian sebagaimana tujuan Gerakan Pramuka," ungkapnya. Menindaklanjuti instruksi bupati tersebut, Kepala Dindik Kabupaten Kediri Sujud Winarko yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan, kegiatan pramuka diakui sudah lama vakum terlebih dengan situasi pandemi.
"Melihat kondisi Covid-19 yang semakin membaik, kegiatan ramuka harus kita galakkan kembali," ucapnya. Kegiatan pramuka, lanjut dia, akan digalakkan mulai dari tingkatan penggalang, penegak atau SD sampai SMA kemudian diteruskan tingkat pandega. Diharapkan dengan digalakkan kegiatan pramuka dapat melatih kemandirian dan membentuk karakter anak.

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.