04 February 2026

Get In Touch

Akibat Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Berhenti Luar Biasa

Salah satu kereta api di wilayah Daop 7 Madiun berhenti luar biasa saat terjadi gempa di Pacitan, Selasa (27/1/2026).
Salah satu kereta api di wilayah Daop 7 Madiun berhenti luar biasa saat terjadi gempa di Pacitan, Selasa (27/1/2026).

BLITAR (Lentera) - Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun berhenti luar biasa sekitar 28 menit, akibat gempa magnitudo 5.5 dengan pusat gempa lokasi 25 Km Timur Laut Pacitan, Jawa Timur pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 08.21 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan sesuai Standar Operasional (SOP) jika terjadi gempa semua KA berhenti.

"SOP kami bila terjadi gempa, semua KA berhenti untuk menunggu pemeriksaan jalur KA menunggu dipastikan harus semua jalur aman dilewati KA di wilayah pasca gempa yang terasa," kata Tohari.

Jadi apabila gempa dirasakan, maka KA yang sedang dalam perjalanan diminta berhenti secara serentak. Hal itu dilakukan oleh pengendali KA, melalui radio lokomotif terpusat.

Dijelaskannya, setelah seluruh KA berhenti, selanjutnya petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) melakukan pemantauan.

"Guna memastikan kondisi jalan maupun jembatan dalam kondisi aman dilewati KA pascagempa yang terasa," jelasnya.

Adapun KA- KA yang berhenti pasca gempa, di wilayah Daop 7 Madiun, sejumlah 11 KA, diantaranya:

1. KA Madiun Jaya (KA 143B) relasi Madiun-Pasarsenen berhenti di Stasiun Walikukun

2. KA Kahuripan (KA 274) relasi Kiaracondong-Blitar berhenti di Stasiun Walikukun

3. KA BIAS (KA 576A) relasi Adi Soemarmo-Madiun berhenti di Stasiun Madiun

4. KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen (KA 161) berhenti di Stasiun Madiun

5. KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen (KA 89) berhenti di petak jalan antara Stasiun Saradan-Caruban

6. KA Sancaka (KA 84B) relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng berhenti di petak jalan antara Stasiun Ngawi-Geneng

7. KA Singasari (KA 150) relasi Pasarsenen-Blitar berhenti di petak jalan Magetan Madiun

8. KA Sancaka (KA 81B) relasi Surabayagubeng-Yogyakarta berhenti di Stasiun Nganjuk

9. KA Malabar (KA 69) relasi Malang-Bandung berhenti di Stasiun Papar

10. KA Parcel Tengah (KA 302) di petak jalan antara Sukomoro-Baron

11. KA Commuter Line Dhoho (KA 402) berhenti di Stasiun Ngujang

“Setelah jalur dinyatakan aman untuk dilintasi KA, pada pukul 08.49 semua KA dapat berjalan normal sesuai grafik perjalanan KA,” paparnya.

Tohari menmbahkan, KAI senantiasa berkomitmen mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA.

"Potensi bahaya sekecil apapun harus di minimalisir, guna memastikan keselamatan penumpang dan petugas KA," imbuhnya.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.