SURABAYA (Lentera) -Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 mulai memasuki momen krusial.
Sejumlah tim masih berjuang mengamankan tiket ke babak 32 besar, sementara beberapa negara telah lebih dulu memastikan langkah ke fase gugur.
Format baru Piala Dunia yang diikuti 48 tim membuat peluang lolos menjadi lebih besar.
Sebanyak dua tim teratas dari masing-masing 12 grup akan otomatis melaju ke babak 32 besar, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Meski demikian, finis sebagai juara grup tetap menjadi target utama karena dapat memberikan jalur yang lebih menguntungkan pada fase gugur.
Hingga matchday kedua pada Minggu (21/6/2026) pagi, baru ada tiga tim yang sudah mengunci tempat di babak 32 besar, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Jerman.
1. Meksiko
Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke babak 32 besar. Negara tuan rumah bersama itu menyapu bersih dua laga awal Grup A dengan kemenangan.
Tidak hanya mengamankan tiket fase gugur, El Tri juga telah memastikan diri sebagai juara Grup A.
Status juara grup sangat penting bagi Meksiko karena membuat mereka berpeluang memainkan seluruh laga babak 32 besar hingga 16 besar di kandang sendiri.
Dukungan publik tuan rumah diperkirakan menjadi keuntungan besar dalam perjalanan mereka di turnamen ini.
2. Amerika Serikat
Amerika Serikat menyusul langkah Meksiko sebagai tim kedua yang memastikan tiket ke fase gugur.
Pasukan Mauricio Pochettino meraih dua kemenangan dari dua pertandingan awal Grup D dan telah mengunci posisi puncak klasemen sebelum memainkan laga terakhir grup melawan Turki.
Dengan status juara grup, Amerika Serikat akan mendapatkan jalur yang relatif lebih menguntungkan pada fase knockout.
Mereka juga berpotensi tetap bermain di kawasan Pantai Barat Amerika Serikat, termasuk di San Francisco, Seattle, dan Los Angeles, hingga babak semifinal.
3. Jerman
Jerman menjadi negara ketiga yang memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Kepastian itu diraih setelah Die Mannschaft bangkit mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup E di Toronto Stadium, Kanada, Minggu dini hari tadi.
Jerman sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Frank Kessie pada menit ke-30. Tetapi, pelatih Julian Nagelsmann melakukan pergantian yang terbukti jitu dengan memasukkan Deniz Undav.
Striker Stuttgart tersebut mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time untuk memastikan kemenangan Jerman.
Sebelumnya, Jerman tampil sangat dominan saat membantai Curacao 7-1 pada pertandingan pembuka. Hasil itu membuat mereka mengoleksi enam poin dari dua laga dan tidak mungkin lagi terlempar dari posisi yang menjamin tiket ke babak 32 besar.
Keberhasilan ini terasa istimewa bagi Jerman. Sebab, mereka akhirnya kembali lolos dari fase grup setelah penantian selama 12 tahun.
Jerman mengalami kegagalan mengejutkan pada dua edisi sebelumnya. Di Piala Dunia 2018 Rusia, mereka tersingkir pada fase grup setelah kalah 0-2 dari Korea Selatan pada laga terakhir grup.
Empat tahun kemudian di Qatar 2022, Jerman kembali gagal melangkah ke fase gugur setelah finis di bawah Jepang dan Spanyol.
Kini, dengan dua kemenangan beruntun di Amerika Utara, juara dunia empat kali tersebut akhirnya kembali merasakan atmosfer babak knockout dan berpeluang besar menyelesaikan fase grup sebagai juara Grup E.
Jika mampu mempertahankan posisi puncak klasemen, Jerman akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup A, B, C, D, atau F pada babak 32 besar (*)
Editor: Arifin BH




