06 April 2025

Get In Touch

Bus Macito Siap Ajak Wisatawan Berkeliling di Kota Malang

Bus Macito. Foto : Humas Kota Malang.
Bus Macito. Foto : Humas Kota Malang.

MALANG (Lenteratoday) – Bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, tersedia bus yang siap mengantar untuk berkeliling kota. Bus yang didominasi warna biru dengan design khas Malangan itu kini bisa ditemui di jalanan Kota Malang.

Bus ini merupakan hasil kegiatan prioritas Dinas Perhubungan Kota Malang tahun 2021 bernama bus Macito. Bus ini memang direncanakan untuk melayani para wisatawan yang berkunjung ke kota Malang. “Bus Macito ini menjadi bagian yang akan kita kuatkan supaya menjadi transportasi wisata yang menarik di Kota Malang. Jika masyarakat suka dengan bus ini, maka nantinya tidak tertutup kemungkinan akan ditambah jumlahnya,” ujar Walikota Sutiaji pada Lentera, Minggu (02/01/2022).

Menurutnya, pengadaan satu unit bus yang panjangnya 7,4 meter dengan lebar 2,1 meter dan tinggi 3,1 meter wisata ini menelan biaya Rp 1,08 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Heru Mulyono, S.IP., MT mengatakan, pengadaan bus Macito ini salah satu upaya mewujudkan Kota Malang sebagai kota wisata heritage. “Bus Macito ini didesain dengan ornamen khas sejarah Malang. Nantinya akan dioperasikan bersama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang dan komunitas,” tandas Heru.

Sementara itu, desainer bus Macito, Hasan Muda Nasution mengatakan, sebelum membuat desain bus wisata ini, dia telah melakukan riset terkait ciri khas Kota Malang. Dia lebih banyak memasukkan bangunan Belanda untuk landscape Kota Malang di bus Macito.

“Di Malang juga banyak buah-buahan, saya coba masukkan itu untuk background-nya. Terus Malang juga dekat dengan Kerajaan Singosari, itu juga saya masukkan. Terakhir saya masukkan unsur Singo Edan dalam desain relief pagar, berdasarkan logo Kota Malang zaman kolonial,” tutur Hasan.

Bus Macito ini tidak ditingkat seperti sebelumnya, tapi didesain terbuka karena lebih menarik untuk aktivitas pariwisata. Bus yang menggunakan pabrikan Isuzu ELF NQR 71 ini memiliki kapasitas penumpang hingga 22 orang.

“Walau didesain terbuka, pengerjaan bus ini sudah melewati perhitungan sesuai aturan kementerian. Secara teknis, kami telah menghitung sudut pemecah angin, kalau mobilnya melaju 20 km/jam tidak akan masuk air hujan,” beber Barlian Nasution, constructor bus Macito.

Reporter : Reka Kajaksana

Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.