05 April 2025

Get In Touch

Pemprov DKI Gelar Tur Wisata Religi Ramadan

Salah satu destinasi wisata religi.
Salah satu destinasi wisata religi.

JAKARTA (Lenteratdoay) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menggelar tur event wisata religi dengan hastag #RamadhandiJakarta. Berkonsep walking tour pada Sabtu (16/4/2022), kegiatan ini akan kembali digelar pada sesi dua pada tanggal 23 April 2022.

"Di era saat ini, Pemprov DKI Jakarta tengah mendorong kegiatan wisata urban yang dilakukan dalam lingkungan perkotaan dengan daya tarik aspek religi," ujar Kepala Bidang Pemasaran dan Antraksi Disparekraf DKI Jakarta, Hari Wibowo, dalam keterangan resminya, Senin (18/4/2022).

Sebelumnya, sesi satu, pelaksanaan tur wisata religi diperuntukkan di tingkat dinas, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu. Sementara untuk sesi kedua, diperuntukkan untuk di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.

Kegiatan tur wisata religi ini diikuti oleh peserta dan sejumlah konten kreator yang dipandu oleh pramuwisata profesional dari Himpunan Pramuwisata Indonesia.

Hari Wibowo mengatakan, wisata religi ini memuat kegiatan ziarah dan keagamaan lainnya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Ia menambahkan, bahwa Jakarta Kota yang kental dengan sejarah Islam yang dibuktikan dengan banyaknya masjid bersejarah yang hingga kini masih terjaga.

"Hadirnya wisata religi ini membuat perayaan bulan suci Ramadan pada tahun ini lebih menarik," kata Hari Wibowo.

Untuk tur wisata religi yang digelar Disparekraf DKI Jakarta, mengeksplorasi beragam masjid yang ada di beberapa wilayah Jakarta, ada Masjid Ramlie Musofa, Masjid Lautze , Masjid Makmur Raden Saleh, dan Masjid Al-Azhar, hingga ke Jakarta Timur, seperti Masjid At-Tin, Makam Al-Hawi, Makam Pangeran Jayakarta.

Melalui kegiatan tur wisata religi ini, Sub Koordinator Antraksi dan Kemitraan Disparekraf DKI Jakarta Anita Novianti mengatakan, pihaknya juga mendorong industri, baik Asosiasi Hotel maupun Travel untuk mendapatkan paket tur berwisata dan menyelipkan kegiatan aktivitas, seperti walking tour atau citytour dengan mengikutsertakan pramuwisata bersertifikasi.

"Dengan harapan industri menangkap potensi kegiatan sejenis ini, ditambah situasi pamdemi Covid-19 belum berakhir, diharapkan berwisata dengan hastag #diJakartaaja. Di Jakarta masih banyak kok yang bisa dieksplor dengan tempat yang memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing," terangnya.

Reporter : Ashar | Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.