05 April 2025

Get In Touch

Walikota Abu Bakar : Palmturi Harus Berpikir Sumbangsih Skala Lebih Besar ke Kota Kediri

Walikota Abu Bakar berbicara dihadapan alumni peserta Workshop Nasional III
Walikota Abu Bakar berbicara dihadapan alumni peserta Workshop Nasional III "Palmturi Menuju Kemandirian "

KEDIRI, (Lenteratoday)-Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengikuti Workshop Nasional III “Palmturi Menuju Kemandirian” Menyongsong Reuni Akbar Palmturi VI tahun 2022, Minggu (31/7/22). Workshop Nasional III Palmturi ini dilaksanakan selama 2 hari, 30-31 Juli 2022, bertempat di Star Suite Hotel Kediri. Acara ini juga dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting.

“Beberapa waktu yang lalu pengurus datang ke kantor saya untuk berdiskusi tentu kita sebagai Palmturi terkenal memberikan dampak yang positif. Dan ini diakui alumni yang lain. Terkenalnya itu Palmturi memberikan dorongan yang lebih untuk SMAN 1 Kediri,” ujar Abdullah Abu Bakar.

Walikota Kediri mengajak kepada semua alumni, karena saat ini masih pandemi Covid-19 perekonomian kita masih belum seperti dulu. Untuk itu, dibutuhkan dorongan bersama. Dorongan bersama ini diharapkan dapat dibahas dalam workshop ini.

“Kira-kira apa yang bisa kita berikan kepada Pemkot Kediri, sesama alumni, dan SMAN 1. Karena kalau tidak, kita akan ketinggalan oleh alumni lain. Saya lihat alumni lain itu juga ingin memberikan sumbangsih seperti yang dilakukan Palmturi,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Abdullah Abu Bakar berpesan yang pertama kepada semua Palmturi perlunya berpikir pada skala yang lebih besar dalam memberikan sumbangsih. Kedua, sekarang ini jika melihat Kediri Raya tampaknya harus memberikan warna yang baik. Karena Kediri ini sebentar lagi akan ada bandar udara, dimana pembangunan diperkirakan selesai 2023 dan siap digunakan.

Namun tetap ada kegelisahan karena setiap pembangunan pasti membawa dampak negatif maupun positif. Maka dari itu, mengajak Palmturi jika nanti bandara dibangun dan ada jalan tol harus membuat sesuatu untuk menangkap peluang orang datang ke Kediri. Tidak hanya sekadar dilewati, namun orang-orang bisa mampir ke Kediri. Caranya dengan membuat konsorsium.

Walikota Kediri menambahkan, harus memiliki strategi untuk mengambil dampak keberadaan bandar udara dan jalan tol. Harus belajar dari Jakarta, karena meskipun bandara ada di Tangerang namun tetap menjadi destinasi dan aktivitas ekonomi.

“Kita mengajak bukan bermaksud apa-apa tapi kita harus menyediakan mangkoknya, tempat dan cangkir kalau diibaratkan seperti itu, untuk menerima luberan rezeki dari keberadaan bandara itu. Hal itu harus dipikirkan, kira-kira akan dibuat bagaimana,” kata Walikota Abu bakar.

“Kalau itu sudah dipikirkan kita buat bersama-sama, saya rasa multiplier effect dari adanya pembangunan besar itu bisa kita ambil,” imbuh Abu Bakar. Turut hadir pula Ketua Palmturi Pusat Agusdien Faridh, Ketua Panitia Workshop Nasional Yulistiani, dan Alumni SMAN 1 Kediri.

Reporter: Gatot Sunarko | Editor Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.