
KEDIRI (Lenteratoday) - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramama, menyiapkan peraturan bupati (Perbup) guna mendukung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri guna mengoptimalkan pengumpulan dana zakat. Produk hukum yang keluar dari Pemerintah Kabupaten Kediri itu diharapkan bisa mengakomodir yang menjadi kebutuhan Baznas.
"Saya minta tidak keluar dari bulan ini (September 2022) Perbup sudah keluar," katanya Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Hanindhito, saat bertemu dengan pimpinan dan komisioner Baznas Kabupaten Kediri di Kantor Pemkab, Rabu (7/9/2022).
Penyusunan Perbup terkait Baznas itu, menurut Mas Dhito, tetap memperhatikan kaidah dalam ajaran agama. Untuk itu, dalam proses perancangan, pihaknya berharap ada komunikasi antara Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri dengan Baznas.
Dalam Perbup itu diantaranya mengatur pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) maupun penyalurannya. UPZ itu akan dibentuk di tiap Organisasi Perengkat Daerah (OPD), kecamatan bahkan bisa sampai ke tingkat desa.
Sambil menunggu proses penyusunan Perbup itu selesai, Mas Dhito meminta dilakukan kegiatan sosialisasi dengan diawali dari tingkat OPD dan kecamatan. Adanya UPZ di lingkungan pemerintahan itu akan mengoptimalkan perolehan zakat terutama dari kalangan ASN.
"Jumlah ASN kita sabanyak 8.800-an tentu akan memberikan dana yang nantinya bisa dirasakan masyarakat," ungkapnya.
Ketua Baznas Kabupaten Kediri, HM. Iffatul Lathoif, mengakui penerimaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) Baznas Kabupaten Kediri masih minim. Dia berharap potensi yang dimiliki Kabupaten Kediri dengan jumlah ASN yang hampir 9.000 itu dapat berpatisipasi dalam ZIS.
Pihaknya pun mengaku sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Baznas Provinsi Jawa Timur. Disampaikan, Baznas Jawa Timur mengapresiasi langkah yang dilakukan Kabupaten Kediri dengan rencana pengeluaran Perbup terkait Baznas.
"Baznas provinsi siap membantu sosialisasi terkait pentingnya peran serta ASN untuk membantu meningkatkan daya partisipasi dalam pengumpulan zakat, infak maupun sedekah," ungkapnya. (adv)
Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi