04 April 2025

Get In Touch

Kick Off dan Peluncuran Maskot Porprov VIII Jatim, Gubernur Khofifah Berharap Lahirkan Atlet Berstandar Internasional

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Sidoarjo dan Bupati Mojokerto sebagai perwakilan kepala daerah tuan rumah, kemudian Ketua KONI Jatim, Ketua PB Porprov VIII serta Sekdaprov Jatim dan Kadispora Prov. Jatim menekan tombol tanda kick off
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Sidoarjo dan Bupati Mojokerto sebagai perwakilan kepala daerah tuan rumah, kemudian Ketua KONI Jatim, Ketua PB Porprov VIII serta Sekdaprov Jatim dan Kadispora Prov. Jatim menekan tombol tanda kick off

SURABAYA (Lenteratoday) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap masing-masing kabupaten/kota memiliki komitmen untuk melahirkan atlet berstandar nasional ataupun internasional. Hal itu disampaikan usai usai kock off dan peluncuran logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jatim 2023 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (2/9/2023).

"Jadi bayangan saya sebenarnya 38 kabupaten/kota kalau masing-masing punya komitmen untuk melahirkan atlet setara dengan prestasi PON atau olimpiade Asean itu akan maksimal pembibitannya," ujarnya.

Dia memberikan contoh bahwa dulu ada Kediri yang selalu mengeluarkan bibit-bibit atlet tenis meja. Kemudian juga ada Magetan yang melahirkan Mario Aji sebagai pembalap kelas dunia. Dia menilai hal itu merupakan yang bagus.

"Ini sedang dalam diskusi kami, bahwa ada masing-masing daerah yang bisa membibit dan membina atlet salah satu cabang olahraga (cabor)," katanya.

Porprov diharapkan akan menjadi pintu masuk dari proses pembibitan yang luar biasa. "Insya Allah akan bisa lebih maksimal lagi dari seluruh capaian prestasi dan akan terjadi lompatan-lompatan yang luar biasa serta akan memberikan atensi dari masing-masing kabupaten/kota pada cabor tertentu," tuturnya.

Oleh karena itu, Pemprov Jatim bersama Koni mempercepat penyelenggaraan Porprov sebagai upaya untuk regenerasi para atlet yang ada di kabupaten/kota.

"Dulu Porprov itu empat tahunan, kami koordinasikan dengan KONI, ada Pak Airlangga ada Pak Nabil. Kami menghitung bahwa proses regenerasi atlet empat tahun itu sudah banyak yang kelewat untuk pembibitan dan penyiapan pada even-even berikutnya," kata Khofifah.

Oleh karena itu, dengan adanya Porprov dua tahunan dapat menjadi pembibitan yang terukur dan bisa menjadikan venue-venue yang memiliki standar nasional bahkan lebih.

"Pola-pola yang dilakukan memang harus mendekati standar-standar yang bisa dijadikan ukuran, kalau dia bisa masuk kepada menjadi pencetak rekor," ujarnya.

Sementara itu, Kick off Porprov VIII Jatim tahun 2023 ini ditandai dengan penekanan tombol scaning tab oleh Gubernur Khofifah dengan didampingi Bupati Sidoarjo dan Bupati Mojokerto sebagai perwakilan kepala daerah tuan rumah, kemudian Ketua KONI Jatim, Ketua PB Porprov VIII serta Sekdaprov Jatim dan Kadispora Prov. Jatim.

Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah memberikan pesan khusus agar seluruh peserta mengedepankan sportivitas dan fairplay serta seluruh atlet menampilkan kemampuan sebaik mungkin dalam mendulang prestasi "Sportivitas itu ruh dari sebuah kompetisi, maka sportivitas artinya bahwa semua harus fairplay," kata Gubernur Khofifah.

Ia menerangkan bahwa sportivitas dan fairplay akan menjadi referensi objektivitas dalam Porprov VIII kali ini. Ia juga menyebut bahwa objektivitas dan soliditas harus diupayakan bersama. Karena ketika ketiga aspek tersebut menjadi dasar diperolehnya prestasi di Porprov.

"Kalau yang terbangun adalah semangat objektivitas, soliditas dan.sportivitas diantara seluruh atlet seluruh tim pelatih dan tim official saya rasa ini akan menjadi Porprov yang bisa menjadi top referal dari seluruh Pekan Olahraga Provinsi di Indonesia," ucapnya.

Maskot Porprov VIII Jatim 2023.

Lebih lanjut ada lima maskot Porprov VIII Jatim 2023 yang dikenalkan dalam acara kick off ini. Yang pertama yaitu Si Beki yang merupakan ayam bekisar maskot dari Pemprov Jatim, kemudian Si Udeng simbol udang dan bandeng yang adalah maskot dari Sidoarjo, Si Jatu burung Garuda Jatayu maskot dari Jombang, Cak Condro kucing tiga warna maskot dari Kota Mojokerto dan Si Mada Gajah tunggangan pasukan Majapahit dari Kab Mojokerto.

Gubernur Khofifah menyampaikan kelima maskot Porprov VIII 2023 ini memiliki filosofi masing-masing dan merepresentasikan semangat, ketangguhan, dan kekuatan para atlet dalam berlaga.

"Semua memberikan perlambangan semangat dan objektivitas kita ketangguhan kita kekuatan kita dan saya berharap bahwa Porprov 8 ini akan menjadi bagian dari penguatan ruh bangunan soliditas solidaritas diantara seluruh atlet pelatih dan official," katanya.

Selain maskot, yang juga diluncurkan siang ini juga adalah logo Porprov VIII Jawa Timur 2023. Logo Porprov tahun ini terdiri dari simbol tiga lingkaran, dua insan muda dinamis, dan gelora. Simbol tiga lingkaran ini memiliki makna prestasi, sportivitas, solidaritas, serta semangat kesatupaduan untuk mengembangkan olahraga.

Sementara, simbol dua insan muda dinamis diartikan sebagai gambaran nilai-nilai semangat dan optimisme dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2023. Kemudian simbol gelora yang menggambarkan semarak bersatu dalam persaingan kompetitif.

Logo ini mengolaborasikan warna hijau, oranye, biru, kuning, merah, dan ungu. Warna hijau mewakili elemen alam, warna oranye mewakili matahari, dan warna biru mewakili langit.

Selanjutnya, warna kuning melambangkan kegembiraan dan keceriaan. Warna merah sedikit muda mewakili semangat yang membara, diikuti warna ungu yang mewakili kebijaksanaan, Kesetiaan, dan kebanggaan.

"Bahwa tidak sekedar logo dan tidak sekedar maskot ada ruh yang dilahirkan dari logo dan maskot, ada warna yang memberikan makna dari logo dan maskot," terang Gubernur Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini berharap penyelenggaraan Porprov tahun ini bisa menjadi kekuatan yang bisa mendorong produktivitas di masing-masing daerah. Oleh sebab itu Ia meminta gelaran ini bisa menjadi wadah yang membawa angin segar bagi pelaku UMKM dan wadah mempromosikan wisata di daerah tuan rumah.

"Saya meminta ada produk UMKM di masing-masing titik terutama di venue yang bisa diakses oleh masyarakat pastikan bahwa itu terukur. Kedua tempat-tempat wisata di tiap daerah bisa dikunjungi baik para atlet, pelatih, official, keluarga atlet maupun penonton," terangnya.

"Yang dari Jawa Timur pun belum tentu mengenali wisata luar biasa yang ada di Kabupaten dan kota Mojokerto, Kab. Sidoarjo ataupun Kab. Jombang," imbuhnya.

Di akhir ia juga berharap agar gelaran Porprov tahun ini bisa berjalan aman, lancar, sukses dan bisa mencetak rekor-rekor nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan penyelenggaraan Porprov VIII Jatim 2023 sudah mencapai tahap akhir dan hal tersebut tidak lepas dari usaha yang dilakukan oleh tuan rumah Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang.

"Terima kasih kepada para kepala daerah penyelenggara Porprov VIII Jatim yang telah berupaya sebaik mungkin untuk menyelenggarakan even luar biasa ini," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, kompetisi olah raga antar kabupaten/kota yang digelar tersebut merupakan salah satu yang besar di Indonesia.

"Total pesertanya yaitu 17.728 orang, dengan rincian 13.008 orang dari atlet dan 4.720 dari ofisial, saya juga kaget saat mendengarnya," katanya.

Selain itu, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang sudah merubah jadwal kegiatan menjadi dua tahunan dan hal tersebut dinilainya sangat bermanfaat bagi para atlet Jatim.

"Dari hal itu akan ada percepatan prestasi, kalau dulu empat tahunan itu satu kali ikut Porprov biasanya sudah selesai karena faktor usia dan harus beraktivitas di tempat lain kalau dua tahun ini kita yang dimudahkan untuk merekrut dan mempromosikan atlet-atlet. Mudah-mudahan hasil ini jadi yang terbaik untuk Jawa Timur," ujar Nabil. (ADV)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.