04 April 2025

Get In Touch

Mahasiswa ITS Ciptakan Tas Pelacak untuk Antisipasi Anjing Peliharaan Hilang

Tas The Frontier Pack ciptaan tim Hound ITS, saat digunakan oleh anjing berukuran sedang dan besar.
Tas The Frontier Pack ciptaan tim Hound ITS, saat digunakan oleh anjing berukuran sedang dan besar.

SURABAYA (Lenteratoday)- Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), bernama Hound menciptakan tas untuk anjing peliharaan dengan fitur pelacak sebagai alat pemantau lokasi dari jarak jauh.

Ketua tim Hound ITS, Johnathan Philbert mengatakan tas yang diberi nama The Frontier Pack, berguna mencegah hilangnya anjing peliharaan saat bermain di luar ruangan. 

Melalui aplikasi Find My, para pemilik hewan peliharaan tersebut dapat dengan mudah mencari lokasi keberadaan hewan kesayangannya.

“Jadi GPS tracker yang kita bikin itu bisa langsung connect ke bawaan smartphone si pemilik,” jelas pemuda yang akrab disapa John ini, Rabu(30/10/2024).

Tak hanya sebagai pelacak, John bersama empat anggota tim lainnya pun merancang tas ini secara fungsional dengan menyediakan berbagai kantong untuk membawa barang-barang keperluan anjing. 

"Dengan begitu, potensi barang pemilik dan anjing peliharaan tercecer ataupun hilang dapat diminimalisir," kata John.

John menuturkan bahwa tas ini hanya diperuntukkan bagi anjing berukuran sedang dan besar, bertujuan untuk menjaga keselamatan anjing dengan tidak membawa beban yang terlalu berat di badannya. 

Untuk memastikannya, tim dari Departemen Desain Produk Industri ITS itu mengembangkan fitur 3D sizing website dengan menggunakan Augmented Reality (AR) yang memungkinkan pembeli memvisualisasikan berbagai ukuran tas saat digunakan oleh anjing miliknya.

Dalam prosesnya, tas yang dirancang sejak Januari 2024 lalu itu sudah berhasil terjual 10 produk melalui media sosial dan e-commerce. 

Selain melalui platform tersebut, pemuda asal Bandung ini juga mengadakan kegiatan hiking dengan komunitas anjing yang berada di kota asalnya untuk memperluas pasarnya.

“Selanjutnya, kita akan mengembangkan dan berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lainnya,” tuturnya.

Ke depannya, John berharap agar tas yang sudah dirancang kedap air ini juga dapat menjangkau pasar luar negeri. Mengingat pasar yang belum ramai, finalis Duta Kampus ITS 2022 itu juga menginginkan untuk menambah sektor bisnisnya ke aksesoris dan kebutuhan anjing.

“Karena banyak orang yang sebenarnya butuh sekali pet apparel seperti ini yang menyediakan kebutuhan untuk hewan piaraannya,” harapnya.

Berkat inovasi ini, tim yang dibimbing oleh Audit Yulardi ST MDs tersebut, mampu meraih medali perak untuk poster dalam kategori Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 beberapa waktu lalu. 

Reporter: Amanah/Editor: Ais 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.