03 April 2025

Get In Touch

Sebanyak 4.834 KK Terdampak Banjir di Gresik

Tim BPBD Jatim melakukan evakuasi warga terdampak banjit di Gresik.
Tim BPBD Jatim melakukan evakuasi warga terdampak banjit di Gresik.

SURABAYA (Lentera) – Jumlah warga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), yang menjadi korban banjir mencapai sekitar 4.834 Kepala Keluarga (KK), rumah mereka terendam banjir. Banjir ini tersebar di 15 desa yang berada di wilayah Kecamatan Balongpanggang, Binjeng, Driyorejo, dan Wringinanom, Kabupaten Gresik.

BNPB mengkonfirmasi bahwa selain pemukiman, banjir juga menggenangi sawah seluas 194 hektar, enam fasilitas pendidikan, dua fasilitas kesehatan, serta 13 ruas jalan antar kota di Kabupaten Gresik.

“Hingga saat ini belum ada laporan mengenai jiwa korban,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Rabu (26/2/2025) dilansir dari antara.

Lebih lanjut dia menjelaskan, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Lamongan dan Sungai Suranaya. Luapan terjadi karena tak mampu membendung hujan deras dengan intensitas tinggi pada Selasa (25/2/2025) pukul 01.45 WIB itu.

“Tinggi muka air bervariasi antara 20 hingga 100 sentimeter di beberapa titik. Evakuasi warga terdampak dilakukan, sementara juga kerugian materil masih dalam proses pendataan,” kata dia.

Dia memastikan tim persiapan cepat BPBD Gresik akan terus melakukan asesmen di lapangan untuk memastikan dampak bencana ini terkendali termasuk mencukupi kebutuhan masyarakat korban terdampak.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak yang berwenang. Dalam hal ini Abdul mengingatkan bahwa jika debit udara meningkat, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman kemudian hindari arus deras dan amankan barang berharga.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengungkapkan hingga Selasa (25/2/2025), Tim BPBD Jatim masih terus melakukan aksi evakuasi di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memantau perkembangan banjir yang terjadi di Kabupaten Gresik.

“Banjir di Gresik ini merupakan luapan dari Kali Lamong yang alirannya bergerak dari satu titik ke titik yang lain,” ujarnya.

Selain di Gresik, banjir juga melanda sejumlah daerah seperti, di Kabupaten Mojokerto, Jombang, Pasuruan, Sidoarjo dan Trenggalek. Hanya saja, di beberapa daerah kondisinya kini telah surut. (*)

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.