26 February 2026

Get In Touch

Kendalikan Inflasi Jatim, Gubernur Khofifah Berharap EPIK Mobile Jangkau Seluruh Kabupaten/Kota

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan truk EPIK Mobile menuju Kabupaten Bangkalan dengan pemecahan kendi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/2/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan truk EPIK Mobile menuju Kabupaten Bangkalan dengan pemecahan kendi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/2/2026).

SURABAYA (Lentera) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengharapkan truk Program EPIK (Etalase Pengendali Inflasi Kab/Kota) Mobile bisa menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jatim. Dengan demikian jangkauan pengendalian inlfasi di Jatim dengan EPIK Mobile akan semakin luas dari target saat iin 15 kabupaten/kota.

Harapan tersebut disampaikan saat Gubernur Khofifah memberangkatkan truk EPIK Mobile menuju Kabupaten Bangkalan dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/2/2026). Saat pemberangkatan Gubernur Khofifah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim..

"Truk EPIK ini Insya Allah akan beroperasi di 15 kabupaten/kota. Mari kita berangkatkan truk yang hari ini akan ke Bangkalan dengan mengucapkan basmalah. Mudah-mudahan diberikan kemudahan dan membawa manfaat barokah," ucap Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah menghadapkan adanya penambahan armada EPIK Mobile sehingga dalam sehari bisa mengjangka lebih banyak kabupaten/kota. "Kalau ini kan ke Bangkalan. Saya berharap satu satu hari tidak hanya ke Bangkalan saja, tapi ada ke Tuban, Gresik, Banyuwangi. Sehingga butuh empat armada Epik," katanya.

Pelepasan ini merupakan rangkaian rangkaian kegiatan High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Perluasan dan Percepatan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tema High Level Meeting yang dihadiri pimpinan instansi vertikal, bupati/walikota dari 38 daerah, dan perwakilan pelaku usaha, mengangkat tema "Menjaga Stabilitas Harga dan Optimalisasi Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah Menuju Ketahanan Pangan Serta Kesejahteraan Masyarakat."

Dalam kesempatan tersebut, Truk EPIK Mobile membawa komoditas pangan strategis. Di antaranya beras medium SPHP sebanyak 2 ton, beras Jatim CETTAR sebanyak 2 ton, minyak goreng sebanyak 100 karton, serta gula pasir sebanyak 1 ton.

"EPIK ini program perwujudan integrasi pengendalian inflasi Jawa Timur dan bentuk implementasi dari strategi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K) TPID," jelas Gubernur Khofifah dalam arahannya pada High Level Meeting TPID dan TP2DD.

" Alhamdulillah, EPIK Mobile ini akan  menjangkau berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Ke depan, insya Allah akan terus kita kembangkan ke semua kabupaten/kota agar pasokan terdistribusi dengan baik dan inflasi tetap terjaga," lanjut Gubernur Khofifah.

Di akhir, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi tinggi kepada  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim yang juga merupakan Wakil Ketua II TPID dan TP2DD Prov. Jatim. Pasalnya, pemberangkatan truk EPIK Mobile merupakan tindak lanjut dari hibah kendaraan BI Jatim tahun lalu untuk pengendalian inflasi.

"Maka ini menunjukkan bahwa penguatan ekonomi, stabilisasi harga, juga pengendalian inflasi adalah tugas kita bersama. Tidak mungkin kita bisa menjaga ketahanan pangan kita tanpa sinergitas. Jadi, saya berterima kasih termasuk kepada BI yang sudah berkontribusi untuk pengendalian inflasi bersama kami," pungkasnya. (*)

 

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.