14 March 2026

Get In Touch

Presiden Prabowo Pastikan Pasokan Energi Nasional Tercukupi

Presiden RI, Prabowo Subianto, memimpin pertemuan dengan Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Jakarta, pada Rabu (11/3/2026). 
Presiden RI, Prabowo Subianto, memimpin pertemuan dengan Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Jakarta, pada Rabu (11/3/2026). 

JAKARTA (Lentera) - Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan bahwa kondisi pasokan energi nasional saat ini masih dalam keadaan aman. Pemerintah akan terus berupaya menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas nasional tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Pernyataan tersebut terlontar dalam pertemuan dengan Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait di Jakarta, pada Rabu (11/3/2026). 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (12/3/2026) menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi global.

“Presiden Prabowo menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab Teddy, dalam pertemuan tersebut turut disampaikan bahwa kondisi pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Kemudian, Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali.

Selain membahas stabilitas energi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Seskab Teddy menyebut bahwa salah satu fokus yang disampaikan Presiden Prabowo adalah percepatan program swasembada energi sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global.

“Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial, untuk meningkatkan efisiensi belanja negara,” ucap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika global yang berkembang. Antisipasi dan kesiapan kebijakan dinilai penting agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

“Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga,” pungkas Seskab Teddy. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.