21 March 2026

Get In Touch

Warga Palestina Protes, Israel Larang Shalat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa

Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)

YERUSALEM (Lentera) - Otoritas Israel melarang pelaksanaan Shalat Idulfitri di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki, dengan alasan keamanan di tengah perang dengan Iran.

Namun demikian, warga Palestina, pada Jumat (20/3/2026) mengutip Antara menyerukan, umat Muslim berkumpul di Kota Tua untuk melaksanakan shalat Idulfitri sedekat mungkin dengan Al-Aqsa yang menjadi penanda berakhirnya bulan puasa Ramadhan.

Sebelumnya, polisi Israel dilaporkan menggunakan pentungan, granat kejut dan gas air mata terhadap warga Palestina yang melaksanakan shalat di luar tembok Kota Tua, sebagai bentuk protes atas penutupan Al-Aqsa selama Ramadhan.

Yerusalem Timur yang diduduki memasuki masa hari raya dalam suasana muram, serta kawasan Kota Tua yang biasanya dipadati warga Palestina menjelang Idul Fitri tampak sepi, menyerupai kota mati.

Israel membatasi akses dengan alasan larangan berkumpul, sementara pedagang Palestina dilarang membuka toko mereka. Hanya apotek dan toko bahan pokok yang diizinkan beroperasi.

Sejumlah pedagang Palestina yang enggan disebutkan namanya karena khawatir atas tindakan balasan Israel mengatakan, bahwa pembatasan tersebut menyebabkan tekanan ekonomi yang berat bagi mereka.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.