09 April 2026

Get In Touch

Waketu DPRD Surabaya Dorong Pertina Berinovasi agar Tinju Lebih Menarik

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Pertina Kota Surabaya.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Pertina Kota Surabaya.

SURABAYA (Lentera) – DPRD Kota Surabaya mendorong Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Surabaya berinovasi dalam mengembangkan olahraga tinju, agar semakin diminati masyarakat. Salah satunya dengan mengikuti tren sportainment, yang menggabungkan unsur olahraga dan hiburan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua (Waketu) DPRD Surabaya, Arif Fathoni saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Pertina Kota Surabaya, Rabu (8/4/2026). 

Pertemuan itu membahas strategi meningkatkan popularitas tinju, khususnya di kalangan generasi muda.

“Kami menerima silaturahmi dari pengurus Pertina Kota Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, kami bertukar pikiran tentang bagaimana membangun olahraga tinju agar semakin populer di tengah masyarakat,” kata Fathoni.

Ia menilai, pendekatan sportainment kini menjadi tren yang berkembang pesat dan mampu menarik perhatian publik lebih luas. Karena itu, Pertina Surabaya didorong untuk lebih adaptif, termasuk menjalin kolaborasi dengan kreator konten lokal.

“Pertina perlu adaptif terhadap perkembangan tren. Salah satunya dengan menggandeng konten kreator agar tinju memiliki nilai entertainment dan lebih menarik bagi publik,” tuturnya.

Menurutnya, fenomena pertandingan tinju yang melibatkan artis maupun tokoh publik menunjukkan potensi besar olahraga ini jika dikemas secara modern. Selain menjadi hiburan, tren tersebut juga membuka peluang pembinaan atlet yang lebih luas.

“Tinju saat ini tidak hanya soal prestasi, tetapi juga bagian dari industri hiburan yang bisa menjadi wadah bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya secara positif,” jelasnya.

Selain mendorong inovasi, Politisi Golkar ini juga menekankan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Surabaya.

Menurutnya, kejuaraan dan pelatihan rutin menjadi kunci untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus mendukung target Surabaya meraih juara umum.

“Pembinaan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, agar Pertina bisa berkontribusi maksimal dalam Porprov Jatim 2027,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar pengembangan sportainment tidak mengesampingkan aspek prestasi. Keseimbangan antara olahraga dan hiburan dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet. “Adaptasi terhadap tren penting, tetapi pembinaan atlet tetap harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.