14 April 2026

Get In Touch

Parkir Digital di KBS Resmi Berlaku, Pengunjung Bisa Bayar Non-Tunai

Ilustrasi parkir non-tunai di Surabaya.
Ilustrasi parkir non-tunai di Surabaya.

SURABAYA (Lentera) - Pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini dapat menikmati kemudahan pembayaran parkir secara non-tunai. Sistem parkir digital resmi diberlakukan sejak pertengahan Maret 2026. Sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan transparansi sekaligus mendorong digitalisasi layanan publik.

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) KBS, Muhammad Nahroni, menjelaskan penerapan sistem ini dimulai pada 16 Maret 2026, setelah melalui koordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

"Penerapan parkir digital ini sudah kami mulai sebelum momen Lebaran, setelah sebelumnya dilakukan koordinasi dengan Dishub," ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan, pada tahap awal implementasi, sistem berjalan lancar tanpa kendala berarti meski merupakan hal baru bagi pengelola maupun pengunjung. Sosialisasi dan koordinasi menjadi kunci agar transisi ke sistem digital dapat diterima dengan baik.

Dari sisi tarif, tidak ada perubahan dibandingkan sebelumnya. Pengunjung tetap dikenakan tarif flat sebesar Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil. Namun, metode pembayaran kini lebih fleksibel karena dapat dilakukan melalui QRIS maupun berbagai kartu uang elektronik.

Nahroni menyebutkan, respons pengunjung terhadap sistem ini cenderung positif. Meski begitu, ia mengakui bahwa saat kondisi ramai, transaksi menggunakan QRIS bisa memerlukan waktu lebih lama.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak KBS bersama Dishub Surabaya berencana menambah perangkat pembayaran agar proses transaksi lebih cepat, terutama saat lonjakan pengunjung. “Ke depan, akan kami tambah alat seperti sistem di gerbang tol agar lebih efisien,” tuturnya.

Selama periode libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Nyepi serta Idulfitri 2026, jumlah pengunjung KBS tercatat mencapai sekitar 40 ribu orang. Mayoritas merupakan keluarga yang memanfaatkan momen liburan untuk mengenalkan satwa kepada anak-anak.

Dari sisi akses, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur favorit. Sementara itu, keberadaan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) yang terhubung dengan KBS melalui terowongan juga berkontribusi signifikan, dengan menyumbang sekitar 40 hingga 49 persen dari total arus kunjungan.

Reporter: Amanah/Editor: Santi

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.