SURABAYA (Lentera) -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyerahkan secara hibah rehabilitasi Asrama Koblen kepada Polrestabes Surabaya. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat respons personel terhadap berbagai laporan masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat respons personel terhadap berbagai laporan masyarakat.
Penyerahan bangunan yang telah selesai direnovasi tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan di rumah dinas wali kota, Selasa (14/4/2026).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, rehabilitasi asrama di kawasan Jalan Koblen dilakukan untuk mendekatkan tempat tinggal personel dengan pusat kota dan lokasi tugas. Selama ini, banyak anggota kepolisian tinggal di luar Surabaya sehingga memperlambat waktu respons dalam kondisi darurat.
“Dengan adanya asrama ini, anggota tidak lagi tinggal jauh. Begitu ada laporan, mereka bisa langsung bergerak sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menuturkan, bangunan tersebut tetap menjadi aset milik Polrestabes Surabaya. Pemkot hanya melakukan perbaikan agar fasilitas yang ada menjadi lebih layak huni bagi para personel.
Selain Asrama Koblen, Pemkot Surabaya juga berencana memberikan hibah pembangunan lain pada 2026, yakni perbaikan Polsek Tegalsari yang sebelumnya terdampak musibah dan saat ini masih dalam proses lelang.
Menurut Eri, keamanan kota tidak dapat terwujud tanpa kecepatan dan kesiapan aparat di lapangan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
“Surabaya tidak akan aman jika respons kepolisian lambat. Maka dari itu, kami mendukung penuh agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan optimal,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi peran Polrestabes Surabaya dalam mendukung berbagai program kota, mulai dari pengamanan sistem parkir digital hingga penanganan kejahatan jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Sinergi ini penting untuk menjadikan Surabaya kota yang aman dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, menyampaikan apresiasi atas hibah rehabilitasi Asrama Koblen yang kini telah siap digunakan.
Menurutnya, fasilitas ini menjadi solusi atas kendala jarak tempat tinggal personel yang sebelumnya banyak berada di luar kota atau di lokasi yang jauh dari pusat tugas.
“Dengan adanya asrama ini, anggota bisa tinggal lebih dekat. Ini sangat membantu dalam meningkatkan kecepatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian terus meningkat, sehingga keberadaan hunian strategis bagi personel menjadi faktor penting dalam menunjang kinerja di lapangan.
“Kehadiran personel di lokasi yang lebih dekat akan memangkas waktu respons terhadap laporan kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum,” jelasnya.
Kombes Pol Luthfie menegaskan, hibah ini bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi juga bentuk investasi dalam menciptakan rasa aman bagi warga Surabaya. “Kami berkomitmen terus bersinergi dengan Pemkot Surabaya untuk menjaga situasi kota tetap kondusif dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH




