KEDIRI (Lentera) - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak kolaborasi antara pemangku kebijakan dengan Pendidikan Tinggi Negeri (PTN), guna menghasilkan riset untuk membangun provinsi tersebut.
"Ini menjadi tantangan besar bagi seluruh sivitas akademika, karena sangat penting bagaimana kolaborasi ini untuk bisa menghasilkan riset-riset unggulan untuk Jawa Timur Maju Melaju,” kata Gubernur Khofifah dalam keterangan yang diterima di Kediri melansir Antara, Kamis (16/4/2026).
Khofifah yang menghadiri kegiatan Riset Kolaborasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Jawa Timur Melaju 2026, dalam Rapat Kerja I Tahun 2026 Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur di UIN Syekh Wasil Kediri tersebut menambahka,n jika Jatim maju melaju, sesungguhnya memiliki daya dorong yang sangat kuat untuk Indonesia maju melaju.
Lebih lanjut Khofifah menekankan, pentingnya applied science atau ilmu terapan dalam menjembatani riset perguruan tinggi dengan kebutuhan berbagai sektor, termasuk dunia industri dan dunia usaha. Ini berlaku untuk koneksitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Nantinya riset kolaboratif yang dilakukan PTN Jatim, lanjunya, diharapkan dapat memberikan rekomendasi aplikatif terhadap berbagai kebijakan di provinsi itu.
"Kami ini relatif sering silaturahim dengan para pengambil keputusan. Harapannya, hal-hal seperti ini bisa tersampaikan. Membangun tim kolaborasi riset unggulan yang bisa menguatkan peran-peran strategis dari perguruan tinggi menurut saya adalah niat yang sangat mulia," kata Gubernur Khofifah.
Sementara itu Ketua Paguyuban Rektor PTN se-Jatim, Prof. Nurhasan mengatakan forum rektor ini menjadi momentum untuk memperkuat peran ilmu pengetahuan dalam pembangunan daerah.
Ia juga mengatakan, PTN siap mendorong pembangunan berkelanjutan dan transformasi digital serta bergerak sebagai penggerak perubahan.
"Kami sudah mengumpulkan anggaran masing-masing PTN Rp1 miliar, jadi kita sudah punya anggaran Rp15 miliar untuk mendukung program-program Perguruan Tinggi Jawa Timur,” ungkap Nurhasan.
Ia menambahkan, sinergi antara PTN dengan Pemprov Jatim sangat penting, sebab PTN pun tidak bisa berjalan sendiri.
“Semua persoalan bangsa harus kita petakan by design. Oleh karena itu sinergi antar PTN dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menjadi kunci utama. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, kita harus kolaborasi lintas institusi, lintas disiplin, bahkan lintas sektor," imbuhnya.
Editor: Arief Sukaputra




