28 April 2026

Get In Touch

Cegah Kecelakaan Kereta, Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Bangun Flyover dan Perbaiki 1.800 Titik Perlintasan

Presiden Prabowo memberikan pernyataan pers usai menjenguk korban insiden tubrukan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan gerbong Commuter Line (KRL) yang saat ini dirawat di RSUD Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (foto:ist/Ant/Sekretariat Pr
Presiden Prabowo memberikan pernyataan pers usai menjenguk korban insiden tubrukan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan gerbong Commuter Line (KRL) yang saat ini dirawat di RSUD Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (foto:ist/Ant/Sekretariat Pr

JAKARTA (Lentera) - Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di Bekasi, Jawa Barat untuk mencegah terulangnya kembali kecelakaan di perlintasan kereta api, usai insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Tidak hanya pembangunan flyover, Prabowo juga akan memperbaiki 1.800 titik perlintasan dengan menyiapkan anggaran Rp4 triliun.

Prabowo mengatakan pembangunan flyover tersebut diajukan oleh pemerintah daerah Bekasi karena wilayah tersebut padat penduduk dan kebutuhan transportasi kereta api sangat mendesak.

"Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat ya dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak," kata Prabowo dalam pernyataan pers usai menjenguk para korban yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, Jawa Barat melansir Antara, Selasa (28/4/2026).

"Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden," imbuhnya.

Menurutnya, banyak lintasan kereta api di wilayah tersebut yang belum dijaga sehingga memerlukan penanganan segera demi keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi.

Selain di Bekasi, Prabowo juga menyinggung mengenai sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang juga mengalami persoalan serupa, sehingga perlu segera dilakukan pembenahan.

"Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini. Ini dari zaman, saya kira dari zaman Belanda ya sudah berapa puluh tahun ya, sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu," kata Presiden.

Prabowo mengatakan, dirinya telah memerintahkan untuk segera memperbaiki seluruh lintasan tersebut, baik melalui pembangunan pos jaga maupun flyover, dengan kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai hampir Rp4 triliun.

Menurut Prabowo, langkah tersebut diperlukan demi keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran transportasi kereta api yang dinilai sangat penting bagi mobilitas publik.

"Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan dan demi, karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api dan kita harus keluarkan itu. Sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, sekarang kita lakukan," pungkas Prabowo.

Presiden Prabowo menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa pagi. Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.39 WIB.

Kemudian langsung menuju poli bedah, dilanjutkan menuju ruang perawatan Bougenville. Presiden Prabowo sempat berinteraksi dengan korban yang tengah dirawat.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.