01 May 2026

Get In Touch

Balap Merpati Jadi Penggerak Ekonomi, Bupati Sidoarjo Janji Gelar Ajang Nasional

Bupati Sidoarjo, Subandi, tampak gembira saat menyaksikan langsung jalannya lomba balap merpati Selekda & Liga Jatim Bersatu di kawasan PPLS Dusun Pologunting, Desa Gempolsari, Tanggulangin, Jumat (1/5/2026).
Bupati Sidoarjo, Subandi, tampak gembira saat menyaksikan langsung jalannya lomba balap merpati Selekda & Liga Jatim Bersatu di kawasan PPLS Dusun Pologunting, Desa Gempolsari, Tanggulangin, Jumat (1/5/2026).

SIDOARJO (Lentera) - Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan janjinya untuk mengangkat kegiatan tradisional, yakni balap merpati ke level penyelenggaraan berskala nasional.

"Agenda ini penting, baik di tingkat kabupaten maupun nasional. Kita akan siapkan kegiatan yang berskala nasional," ujar Bupati dalam lomba balap merpati Selekda & Liga jatim Bersatu (LJB) yang digelar di Area wilayah PPLS Dusun Pologunting Desa Gempolsari Tanggulangin. Jumat (1/5/2026).

Diharapkannya agenda balap merpati berskala nasional itu bisa terealisasi pada tahun 2026 ini.

Hal tersebut merupakan komitmennya dalam mendukung berbagai komunitas yang ada di Sidoarjo. Termasuk komunitas penghobi burung, khususnya balap merpati. 

Subandi mengakui, kegiatan-kegiatan yang digelar komunitas ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah Sidoarjo.

Ia juga mengapresiasi animo masyarakat yang begitu besar terhadap kegiatan ini. Menurutnya, hobi balap merpati bukan sekadar hiburan, melainkan ekosistem ekonomi yang melibatkan peternak hingga pelaku UMKM di Sidoarjo.

Bupati menekankan bahwa untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, dan demi kemajuan UMKM dan kesejahteraan peternak lokal, support dari Pemkab Sidoarjo sangat penting.

"Tujuannya agar peternak merpati di Sidoarjo bisa tumbuh dan hobi ini menjadi salah satu daya tarik pariwisata. Jika ekonomi bergerak, UMKM jalan, maka nama Sidoarjo juga akan terangkat di kancah nasional," tambahnya.

Selain memberikan dukungan penuh, Bupati juga menitipkan pesan penting terkait ketertiban dan keamanan. Ia menegaskan, pemerintah tidak akan mempersulit izin kegiatan hobi selama masyarakat bisa menjaga kondusivitas. 

Namun, ia memberikan catatan keras agar momentum lomba tersebut tidak disalahgunakan untuk praktik perjudian yang dapat memicu konflik. "Pesan saya, jangan ada judi. Kita permudah semua perizinannya.

Saya sebagai Bupati ingin masyarakat Sidoarjo guyub, rukun, dan saling menjaga. Sekali lagi, tidak boleh ada perjudian," tegasnya.

Ketua Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI) Penglok Sidoarjo, Sutoyo Handiman, mengungkapkan apresiasinya atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Terlebih pihak pemerintah daerah juga berencana mengalokasikan anggaran untuk menggelar even besar, mendukung operasional dan pemberian subsidi hadiah pada perlombaan-perlombaan mendatang.

"Kami sangat berterima kasih karena Bapak Bupati Sidoarjo telah memplotkan tanah PPLS ini untuk menjadi sentra wisata dan budaya. Ini adalah bentuk dukungan luar biasa bagi komunitas merpati balap dan UMKM sekitar," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, antusiasme peserta pada gelaran kali ini tergolong sangat tinggi. Berdasarkan data panitia hingga Kamis lalu, tercatat sebanyak 1.500 peserta telah mendaftar.

"Menariknya, peserta tidak hanya datang dari wilayah Jawa Timur seperti Sumenep dan sekitarnya, tetapi juga merambah hingga ke luar Pulau Jawa mulai Seluruh Jawa Timur (termasuk Madura/Sumenep),bahkan dari Medan, Sumatera Utara," terangnya.

Kegiatan yang sedang berlangsung ini merupakan bagian dari Selekda (Seleksi Daerah) plus LGP (Liga Jatim Bersatu).Tujuannya untuk Mencari juara (champion) 1 sampai 6 untuk mewakili daerah berlaga di tingkat Nasional.

Sedangkan Frekuensi LGP sendiri rutin digulirkan setiap satu bulan sekali secara bergantian. Dengan adanya fasilitas lahan permanen dan dukungan anggaran, diharapkan komunitas merpati balap di Jawa Timur semakin kompak dan mampu melahirkan atlet-atlet merpati yang berprestasi di kancah nasional.

Reporter: Teguh/Editor: Santi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.