03 May 2026

Get In Touch

Gubernur Khofifah Yakin Jatim Siap Supply Kambing, Domba dan Sapi ke Saudi Arabia dan Malaysia

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika meninjau peternakan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika meninjau peternakan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2026).

MOJOKERTO (Lentera) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Jawa Timur yakin siap untuk supply daging kambing, domba dan sapi ke Saudi Arabia dan Malaysia. Hal ini menunjukkan bahwa peternak di Jawa Timur memiliki pilihan varian yang lebih banyak untuk bisa budidaya lebih baik dan lebih tinggi profitnya. 

“Beberapa hari lalu, saya ketemu dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, beliau setelah musim haji akan ke Jawa Timur ingin memastikan RPH halal disini,” tambahnya ketika meninjau peternakan Berkah Wafa Farm yang berlokasi di Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2026).

“Beberapa hari lalu, saya ketemu dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, beliau setelah musim haji akan ke Jawa Timur ingin memastikan RPH halal disini,” tambahnya. 

Pada Dubes Saudi Arabia, Gubernur Khofifah menawarkan agar sapi Jatim bisa menyuplai kebutuhan daging di sana. Namun pihak Saudi Arabia memberikan persyaratan khususnya terkait kualitas ternak yang akan dikirim.

“Selama ini mereka banyak impor daging dari Brazil dan Australia. Maka saya sampaikan Jatim siap untuk supply daging kambing, domba dan sapi. Beliau sampaikan syaratnya, dan rasanya kita bisa memenuhi persyaratan itu,” ujarnya.

Optimisme itu juga didukung dari hasil kegiatan Misi Dagang Jatim di Malaysia. Pasalnya Jatim berhasil melakukan perjanjian perdagangan kambing dan domba ke Malaysia.

“Market kita cukup besar dalam dan luar negeri. Bagi para peternak ini jadi good news dan new hope,” terangnya. 

Sementara saat meninjau peternakan Berkah Wafa Farm yang berlokasi di Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2026),  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tertarik dan memutuskan untuk membeli Sapi jenis Belgian Blue yang ia niatkan untuk dijadikan hewan kurban tahun ini. 

“Saya bahagia sekali melihat Sapi Belgian Blue. Ini obsesi lama sebetulnya. Awal diumumkan sebagai pemenang dalam Pilgub 2018, ada Dubes RI di Eropa yang memperjenalkan jenis sapi Belgian Blue. Saat itu masih sulit untuk proses kelahirannya. Saat ini sudah ditemukan tekonologi dengan persilangan indukan lokal.  Saya Insyaallah akan ambil Sapi Belgian Blue untuk kurban tahun ini,” kata Gubernur Khofifah.

Sapi yang dibeli Gubernur Khofifah ini terkenal dengan keunggulan genetik, pertumbuhan otot kekar sangat ekstrem, terutama pada bagian kaki belakang. Sapi Belgian Blue ini berhasil dikembangkan dan dibudidaya di Berkah Wafa Farm Ngoro Mojokerto. Dengan sistem peternakan yang unggul, sapi Belgian Blue di sini bisa mencapai berat  lebih 1 ton. Sebenarnya cukup banyak jenis sapi persilangan yang berTnya diatas 1 ton. Bahkan milik Berkah Wafa Farm juga ada yg beratnya 1,4 ton.

“Tujuh tahun lalu, Pak Dubes  mengajak saya untuk memperlihatkan Sapi Belgian Blue, dan bibitnya diawal berupa embiro kemudian dimasukkan ke sapi lokal melalui teknologi Embrio Transfer (TE). Saat ini, di Indonesia dan Jawa Timur semen beku persilangan sapi belgian blue sudah dikembangkan di peternak dengan teknologi inseminasi buatan. Persilangan ini menghasilkan pedet unggulan dengan karakter double muscle atau otot ganda yaitu massa otot sangat menonjol terutama pada bagian paha, punggung, dan bahu sehingga memiliki keunggulan presentasi daging karkas lebih tinggi, lemak tubuh lebih rendah, pertumbuhan badan cepat dan nilai ekonomis dagingnya tinggi,” tambahnya. 

Hal ini menunjukkan bahwa peternak di Jawa Timur memiliki pilihan varian yang lebih banyak untuk bisa budidaya lebih baik dan lebih tinggi profitnya. Tak hanya itu, masyarakat juga punya pilihan yang lebih banyak dan variatif untuk memilih jenis sapi yang dijadikan hewan kurban. 

Lebih lanjut, terkait tinjauan hari ini, Gubernur Khofifah menegaskan, populasi ternak di Kabupaten Mojokerto dalam kondisi mencukupi untuk kebutuhan kurban tahun ini.

Berdasarkan data yang ada, populasi sapi potong di Mojokerto mencapai 36.818 ekor atau 1,2 persen dari Jawa Timur. Selain itu, terdapat 37.034 ekor kambing (0,9 persen), 14.956 ekor domba (1,2 persen) dan 80 ekor kerbau (0,8 persen).

Khofifah menegaskan, ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur untuk Idul Adha 1447 H dalam kondisi aman, sehat bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dan mencukupi, baik untuk jenis sapi, kambing, maupun domba.

“Kita sebetulnya mengalami surplus baik itu sapi, kambing, domba. Oleh karena itu, kepada yang akan melakukan penyembelihan hewan kurban, saya rasa banyak titik yang memungkinkan menjadi supply dari hewan kurban saat Idul Adha termasuk diluar Jawa Timur,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memastikan kepada masyarakat bahwa seluruh hewan kurban yang beredar telah memenuhi persyaratan kesehatan hewan serta sah sesuai ketentuan syariah.

“Kenapa saya melakukan kunjungan ke tempat dimana ada stok sapi hewan kurban bebas PMK, aman untuk Idul Adha, karena semua harus mendapatkan kepastian bahwa sapi yang digunakan hewan kurban, selain memenuhi syariah, sapi ini sapi yang sehat,” imbuhnya. 

“Kami menghimbau agar masyarakat tidak khawatir dan tidak perlu ragu melakukan ibadah kurban karena ternak tersedia cukup dan penyakit sudah terkendali,” tegasnya.

Dirinya memastikan, lewat kunjungan dilapangan, ketersediaan hewan kurban dalam kondisi aman sehat dan tersedia cukup banyak. Ia juga menambahkan bahwa pasokan hewan kurban dari Jawa Timur tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat di dalam provinsi, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan daerah lain.

“Tidak hanya untuk masyarakat Jawa Timur, masyarakat diluar Jawa Timur pun kalau mereka membutuhkan bisa mendapatkan hewan kurban yang aman dan sehat serta memenuhi syariah,” imbuhnya. 

Didampingi Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Oktavian dan Kadisnak Indyah Aryani, kedatangan Gubernur Khofifah juga diberseiringi  dengan berbagi sembako pada ratusan masyarakat yang antusias menyambutnya. 

Di peternakan milik Faisal Effendi, ada ratusan ekor hewan ternak unggul yang siap untuk digunakan berkurban di Hari Raya Idul Adha. Mulai dari 100 ekor sapi jenis Peranakan Ongole (PO), Limosin, Simental, Red Brahman, Belgian Blue dan hingga Onta untuk suplai kebun binatang. (*)


Editor : Lutfiyu Handi


 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.