25 May 2026

Get In Touch

Survei BI: Warga Malang Optimistis Kondisi Ekonomi Tetap Aman di Tengah Gejolak Global

Ilustrasi: Konsumen memilih produk makanan di salah satu minimarket Kota Malang. (Santi/Lentera)
Ilustrasi: Konsumen memilih produk makanan di salah satu minimarket Kota Malang. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Di tengah gejolak global, masyarakat di Malang dinilai tetap memiliki keyakinan kuat terhadap kondisi perekonomian daerah. Hal itu tercermin dalam hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) Malang periode Mei 2026 yang menunjukkan tingkat optimisme masyarakat masih berada pada zona positif.

"Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tetap berada pada level optimistis atau di atas angka 100. Pada 20 Mei 2026, IKK Mei 2026 tercatat sebesar 134,5. Meski sedikit menurun dibandingkan April 2026 yang mencapai 138,8," ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Indra Kuspriyadi, melalui keterangan tertulis yang dikutip Minggu (24/5/2026).

Dijelaskannya, tingkat optimisme konsumen tersebut ditopang oleh persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini yang masih relatif solid. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Mei 2026 tercatat sebesar 122,8 atau tetap berada di zona optimistis.

BI Malang mencatat, seluruh komponen pembentuk IKE masih berada di atas angka 100. Indeks pembelian barang tahan lama atau durable goods tercatat sebesar 120,5.

Sementara itu, indeks penghasilan saat ini mencapai 125,5 dan indeks ketersediaan lapangan kerja berada pada level 122,5. Kondisi tersebut mengindikasikan daya beli masyarakat Kota Malang masih cukup terjaga.

"Tak hanya kondisi ekonomi saat ini, ekspektasi masyarakat terhadap perekonomian enam bulan mendatang juga masih positif. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Mei 2026 yang tercatat sebesar 146,2," katanya.

Indra menjabarkan, optimisme tersebut berasal dari keyakinan masyarakat terhadap peningkatan pendapatan, peluang kerja, hingga prospek kegiatan usaha. Pihaknya mencatat indeks ekspektasi penghasilan mencapai 157,0, indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 142,5, serta indeks ekspektasi kegiatan usaha sebesar 139,0.

Secara umum, menurutnya kondisi ekonomi Kota Malang pada Mei 2026 dinilai masih didukung oleh stabilitas harga dan keberlanjutan aktivitas ekonomi lokal, khususnya pada sektor perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata.

Aktivitas ekonomi riil yang tetap bergerak dinilai menjadi salah satu faktor yang menjaga tingkat keyakinan masyarakat.

"Kami menilai optimisme konsumen di daerah sejalan dengan kondisi ekonomi nasional yang masih solid. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,61 persen (year on year/yoy)," kata Indra.

Reporter: Santi Wahyu

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.