TRENGGALEK (Lentera) - Seekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto, berbobot mencapai 1,37 ton dipastikan dalam kondisi sehat dan siap dikurbankan pada Iduladha 2026 di Kabupaten Trenggalek. Sapi jenis simmental milik warga Kecamatan Pogalan itu kini mendapat pengawasan ketat dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek bersama tim dokter hewan.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek, Muyono Piranata menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi sapi tetap prima hingga hari penyembelihan.
"Pemeriksaan kami lakukan secara berkala bersama tim dokter hewan agar kesehatan sapi tetap terpantau dan layak dijadikan hewan kurban," kata Muyono, Selasa (26/5/2026).
Ia menyebut, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik hingga organ bagian dalam yang dapat dilihat secara langsung.
"Pengecekan meliputi rongga hidung, mulut, lidah, mata, hingga kondisi postur tubuh sapi. Hasilnya seluruhnya normal dan tidak ditemukan kecacatan," ujarnya.
Selain pemeriksaan fisik, tim juga memantau kondisi pencernaan sapi. Dari hasil pengawasan, kondisi kotoran sapi dinyatakan normal dan tidak menunjukkan gejala gangguan kesehatan.
Sapi bantuan presiden tersebut diketahui milik Mujadi, warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Sapi simmental berusia sekitar 4 tahun itu terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo pada Iduladha tahun ini.
Muyono memastikan sapi kurban bantuan presiden dalam kondisi sehat dan siap dikurbankan.
Rencananya, sapi bantuan presiden tersebut akan disembelih di Masjid Ngelo, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.
Reporter: Herlambang/Editor: Santi





