01 June 2026

Get In Touch

Cerita Masjid Al Muslimun Menyembelih 19 Ekor Sapi

Penghitungan hasil pemotongan hewan sapi di Rumah Pemotongan Hewan Krian (Dok. Al-Muslimun)
Penghitungan hasil pemotongan hewan sapi di Rumah Pemotongan Hewan Krian (Dok. Al-Muslimun)

SURABAYA (Lentera) -Suasana Iduladha menyelimuti umat Islam penuh khidmat dan kebersamaan. Sejak pagi, warga berbondong-bondong menuju masjid dan lapangan untuk melaksanakan salat Id, sebelum kemudian dilanjutkan prosesi penyembelihan hewan kurban.

Pengumpulan, penyembelihan dan pembagian hewan kurban, menjadi simbol pengorbanan dan kepedulian sosial.

Tradisi tahunan ini bukan sekadar ritual, melainkan wujud nyata dari semangat berbagi. Daging kurban didistribusikan kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan, sehingga makna Iduladha semakin terasa sebagai momentum mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian sosial 

Pengurus Yayasan asjid Al-Muslimun Rungkut Barata Surabaya melalui kepanitiaan yang dibentuk berhasil mengumpulkan 19 ekor sapi. Semuanya disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Krian.

Pendistibusian hewan kurban ke Panti Asuhan Aisyiyah 1 Surabaya (Dok. Al Muslimun)
Pendistibusian hewan kurban ke Panti Asuhan Aisyiyah 1 Surabaya (Dok. Al Muslimun)

Semenjak pandemi Covid-19, pengurus Yayasan Al Muslimun tidak lagi menyembelih hewan kurban di masjid, namun dilakukan di RPH Krian.

Peyembelihan hewan di RPH, selain menghindari kerumunan massa juga dirasakan lebih praktis.

Hari Rabu (27/5/2026) kemarin, prosesnya dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Pada pukul 12.00 penyembelihan 19 ekor sapi selesai dipotong.

Distribusi hewan kurban ke warga Rungkut Barata Surabaya (Dok. ABH0
Distribusi hewan kurban ke warga Rungkut Barata Surabaya (Dok. ABH0

Usai Shalat Asar seluruh hasil pemotongan sudah sudah didistribusikan kepada pengorban. Termasuk pada warga dan sejumlah yayasan.

Menurut Ketua Panitia Rochmad Sugiarto, perolehan daging qurban tahun 2026 sebanyak 19 ekor sapi.

Distribusi kepada pengorban sebanyak 133 bungkus dengan berat 5 kilogram. Dibagikan kepada warga sebanyak 807 bungkus berisi 1 kilogram daging.

Sedangkan yang dibagi ke kaum dhuafa dan yayasan sebanyak 757 bungkus.

Menurut Prof. Yunus, ketua tim dokter kepanitiaan, seluruh sapi yang dibeli oleh panitia sudah melewati proses pemeriksaan yang cukup panjang.

Proses pemotongan sapi di Rumah Pemotongan Hewan Krian (Dok. Al-Muslimun)
Proses pemotongan sapi di Rumah Pemotongan Hewan Krian (Dok. Al-Muslimun)

“Kami melibatkan 11 dokter hewan dari Universitas Airlangga,” ujar Prof. Yunus yang juga warga Rungkut barata ini.

Sementara itu, Nursidik tim pengadaan hewan sapi menyebut, pembelian sapi meliputi berbagai survei.

“Ada yang dari Dusun Jombok, Dusun Ngrapak, Dusun Sengon dan Dusun Brangga di Kabupaten Bojonegoro,” katanya.

Hewan-hewan tersebut pada Selasa (26/5/2026) malam dikirim ke RPH Krian (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.