04 June 2026

Get In Touch

Polda Papua Kirim Tim Jibom Selidiki Meledaknya Bom Peninggalan PD II di Biak

Rumah warga yang rusak berat akibat ledakan bom peninggalan PD II di Biak, Papua, Minggu (31/5/2026). (foto:ist/Ant/Humas Polda Papua)
Rumah warga yang rusak berat akibat ledakan bom peninggalan PD II di Biak, Papua, Minggu (31/5/2026). (foto:ist/Ant/Humas Polda Papua)

JAYAPURA (Lentera) - Satuan Brimob Polda Papua menurunkan tim penjinak bom (Jibom), untuk menyelidiki peristiwa meledaknya bom peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor.

Tim jibom yang dipimpin, AKP Hanasbey yang beranggotakan 16 personel, Senin (1/6/2026) diberangkatkan ke Biak .

"Setibanya di Biak, tim Jibom langsung ke TKP yang berlokasi di komplek perikanan untuk menyelidiki apakah masih ada sisa-sisa bom peninggalan perang dunia," kata Dansat Brimob Polda Papua, Kombes Adarma Sinaga di Jayapura mengutip Antara, Senin (1/6/2026).

Dia mengatakan, tim Jibom yang dikirim ke Biak itu dilengkapi dengan berbagai perlengkapan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Dari laporan yang diterimanya, kata Adarma, bom bekas PD II yang meledak pada Minggu (31/5/2026) di kawasan pemukiman di Biak itu, menyebabkan lima orang meninggal dan empat unit rumah mengalami rusak berat.

Sementara itu Kapolres Biak, Numfor AKBP Ari Trestiawan secara terpisah mengatakan, saat ini tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom bekas PD II itu sudah dipasang police line.

"Sejak kemarin, Minggu (31/5/2026) masyarakat juga dihimbau tidak mendekati TKP karena dikhawatirkan masih ada bom lainnya," ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu tim Jibom Brimob Polda Papua, untuk memastikan apakah TKP tersebut dalam kondisi aman atau tidak sehingga dilakukan olah TKP.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.