16 June 2026

Get In Touch

Gus Fawait Apresiasi Gus dan Ning Jember 2026, Diharapkan Bisa Angkat Potensi Jember

Para finalis Gus dan Ning Jember 2026 diantaranya ; Gus Enrico, Gus Vito, Gus Fahrizzy dan Ning Thita, Ning Fariq, Ning Lexa.
Para finalis Gus dan Ning Jember 2026 diantaranya ; Gus Enrico, Gus Vito, Gus Fahrizzy dan Ning Thita, Ning Fariq, Ning Lexa.

JEMBER (Lentera) - Bupati Jember, Gus Fawait, memberikan apresiasi mendalam kepada para finalis dan pemenang ajang pemilihan Gus dan Ning Jember 2026. Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa pemuda-pemudi yang berhasil masuk dalam jajaran lima besar merupakan aset daerah yang luar biasa dan sarat akan prestasi.

Menurut Gus Bupati, pencapaian tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sudut pandang akademis semata, melainkan juga dari aspek non-akademis. Termasuk penguasaan seni dan kelestarian budaya lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga memaparkan sejumlah capaian penting yang telah diraih oleh Kabupaten Jember. Di sektor kesehatan, pemerintah daerah berkomitmen penuh dengan menjamin layanan kesehatan gratis, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.

Selain itu, sektor konektivitas juga menunjukkan perkembangan signifikan. Meskipun fasilitas Bandara Jember saat ini masih dinilai sederhana, bandara tersebut kini telah aktif melayani rute penerbangan langsung menuju Jakarta.

Di bidang perekonomian, Jember menorehkan prestasi yang membanggakan sepanjang 2025. "Performa ekonomi Jember telah menjadi yang terbaik di wilayah Sekarkijang, ditandai dengan angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Gus Fawait, Sabtu (13/6/2026) malam.

Gus Fawait optimistis ke depannya, Jember akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru atau Singa Ekonomi dari ujung timur Pulau Jawa. Visi besar ini diharapkan dapat terwujud melalui kolaborasi dan kontribusi nyata dari Gus dan Ning yang terpilih pada tahun 2026.

Menutup arahannya, Gus Fawait menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa di Kabupaten Jember. Dia menegaskan bahwa pemerintah sangat terbuka terhadap aspirasi, kritik, maupun kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

Mahasiswa diperbolehkan untuk melakukan kritik, demonstrasi, hingga audiensi (hearing). Namun, pemerintah melarang keras tindakan yang mengarah pada caci maki, penghinaan, atau pelecehan martabat, karena hal tersebut bertentangan dengan nilai budaya masyarakat Jember.

Perjalanan menuju malam grand final ini melewati proses kurasi yang panjang dan kompetitif yang dimulai sejak Februari 2026.

"Dimulai dengan 120 kontestan dari berbagai wilayah.Tersaring menjadi 50 peserta yang bersaing ketat. Kemudian, menyisakan 24 finalis terbaik (12 Gus dan 12 Ning) yang mewakili delegasi dari 31 kecamatan di seluruh Kabupaten Jember, " ujar Kadis Pariwisata ​Bobby.

Dia juga menaruh harapan besar agar pemenang yang dinobatkan kelak dapat mengemban amanah mengabdi selama dua tahun ke depan. Mereka akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember sebagai mitra strategis dalam mendorong promosi wisata, pelestarian budaya, serta penguatan pemuda. Para finalis Gus dan Ning Jember 2026 Top 3 di antaranya: Gus Enrico, Gus Vito, Gus Fahrizzy dan Ning Thita, Ning Fariq, Ning Lexa.

"Mari kita pandang ajang Pemilihan Gus & Ning Jember ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi semata, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, unggul, dan mampu membawa nama harum Kabupaten Jember," pungkasnya. (mok/ads)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.