24 June 2026

Get In Touch

Andy Burnham Mulai Transisi Usai Keir Starmer Mundur dari Jabatan PM Inggris

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer telah resmi mengundurkan diri. (REUTERS)
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer telah resmi mengundurkan diri. (REUTERS)

JAKARTA (Lentera) - Pengunduran diri Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer memicu persaingan memperebutkan kepemimpinan Partai Buruh yang akan menentukan sosok perdana menteri baru Inggris.

Di tengah masa transisi tersebut, Starmer pada Selasa (23/6/2026) menggelar pertemuan perdana dengan Andy Burnham. Pertemuan itu berlangsung beberapa hari setelah Burnham memenangkan pemilihan sela Parlemen Inggris di daerah pemilihan Makerfield.

Sebelum pertemuan berlangsung, Downing Street mengonfirmasi Burnham telah memperoleh akses terhadap taklimat dinas sipil. Menurut laporan harian The Times, akses tersebut diberikan karena Burnham akan mencalonkan diri dalam pemilihan Ketua Partai Buruh.

Saat mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (22/6/2026), Starmer menegaskan akan tetap menjalankan tugas sebagai perdana menteri hingga penggantinya resmi terpilih.

Sementara itu, Downing Street memastikan pemerintahan Inggris akan berstatus sebagai pemerintahan sementara selama proses pemilihan ketua Partai Buruh berlangsung.

"Selama masa transisi, tidak akan ada kebijakan besar maupun komitmen pendanaan baru yang disahkan hingga perdana menteri baru ditunjuk," ujar juru bicara Downing Street.

Meski demikian, pemerintah tetap akan melanjutkan sejumlah agenda yang telah berjalan. Dalam beberapa hari ke depan, sejumlah menteri dijadwalkan merilis rencana belanja pertahanan.

Editor: Santi/Ant

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.