Hari Ke-30 Operasional Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya, 16 Jemaah Masih Menjalani Perawatan di RS di Arab Saudi
SURABAYA (Lentera) – Memasuki hari ke-30 Operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya tepatnya hingga Selasa (31/6/2026) pukul 00.00 WIB, sudah 112 kelompok terbang (kloter) telah tiba melalui Debarkasi Surabaya atau sebanyak 42.391 orang. Namun, masih terdapat 16 jemaah yang belum dapat dipulangkan karena masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit (RS) di Arab Saudi.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, dalam keteranganya Rabu (1/7/2026), 16 jemaah ini dirawat di antaranya di RS King Faisal, RS Hera, RS Samir Abbas, RS Jeddah, RS Saudi German Hospital, Saudi National Hospital, Madinah Cardiac Center, KKHI Madinah, RS King Salman, RS King Fahd, RS Al Mouwasat, RS Jiwar Hospital, Klinik KKHI, serta RS King Abdullah sesuai kondisi medis masing-masing.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat enam jemaah yang wafat dalam proses pemulangan. Satu jemaah, Hery Widianto asal Kota Malang, wafat di dalam pesawat saat perjalanan menuju Tanah Air. Lima jemaah lainnya wafat setelah menjalani perawatan, yakni Wayan Rohani Suwasti asal Kota Malang, Kasijatin Tiba asal Kota Pasuruan, Darsiman Samsuri asal Kabupaten Tuban, Marsinah Marjan asal Kabupaten Bojonegoro, dan Sri Oetarti asal Kota Surabaya.
Seluruh proses penanganan jenazah serta pemenuhan hak-hak jemaah telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan pendampingan kepada keluarga.
Sementara, terkait dengan pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam menyampaikan bahwa dari total rencana kedatangan sebanyak 44.000 jemaah dan petugas haji, hingga kloter 112 telah tiba sebanyak 42.391 orang atau sekitar 96 persen. Jumlah tersebut terdiri atas 41.657 jemaah dan 734 petugas haji. Sementara itu, masih terdapat 1.609 jemaah dan petugas yang akan dipulangkan pada kloter-kloter terakhir.
"Alhamdulillah, hingga hari ke-30 operasional Debarkasi Surabaya, proses pemulangan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sebanyak 96 persen jemaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh kloter terakhir tiba dan seluruh jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan selamat," ujar Mohammad As'adul Anam.
Sedangkan, berdasarkan data operasional penerbangan, sebanyak 88 penerbangan tiba tepat waktu, 13 penerbangan mendarat lebih cepat dari jadwal, dan 11 penerbangan mengalami keterlambatan.
Mohammad As'adul Anam menegaskan bahwa PPIH Debarkasi Surabaya tetap berkomitmen mengawal proses pemulangan hingga kloter terakhir serta memberikan perhatian kepada jemaah yang masih menjalani perawatan.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak, baik petugas kesehatan, maskapai, pemerintah daerah, maupun otoritas terkait agar seluruh proses pemulangan dapat diselesaikan dengan baik. Kami juga terus mendoakan jemaah yang masih dirawat agar segera pulih dan dapat kembali ke Tanah Air. Kepada keluarga jemaah yang wafat, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan memastikan seluruh hak-haknya dipenuhi sesuai ketentuan," pungkasnya. (*)
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)