25 July 2026

Get In Touch

Berpenumpang 150 Orang, KM Makmur Jaya Rusak di Perairan Pulau Pari

Tim gabungan mengevakuasi penumpang kapal yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu pada Minggu (5/7/2026). (Foto Ant)
Tim gabungan mengevakuasi penumpang kapal yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu pada Minggu (5/7/2026). (Foto Ant)

JAKARTA (Lentera) - Sebanyak 150 penumpang kapal KM Makmur Jaya mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu pagi (5/7/2026). Kapal  angkutan penumpang KM Makmur Jaya berkapasitas 51 GT tersebut berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Hingga kini, kapal KM Makmur Jaya masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Saat berada di perairan barat Pulau Pari sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami gangguan pada sistem bahan bakar setelah diketahui terdapat campuran air pada BBM sehingga mesin tidak dapat beroperasi normal.

Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 10.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan lintas sektor Pulau Pari.

Dia mengatakan, setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang. Akhirnya tim gabungan mengevakuasi 150 penumpang. “Proses evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi seluruh unsur yang terlibat serta dukungan warga setempat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah di Jakarta, melansir antara Minggu (5/7/2026).

“Alhamdulillah, seluruh 150 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan setelah tiba di Pulau Pari," kata dia.

Menurut dia setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, para penumpang kemudian diberangkatkan kembali menuju tujuan akhir mereka yakni Pulau Pramuka menggunakan kapal BPBD.

"Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Setelah dipastikan seluruh penumpang dalam kondisi baik, mereka kami fasilitasi untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka," katanya.

Sementara itu Kapten KM Makmur Jaya, Murinan, menjelaskan gangguan terjadi akibat bahan bakar yang tercampur air sehingga mempengaruhi kinerja mesin kapal.

Saat dilakukan pengecekan oleh awak kapal, diketahui terdapat campuran air pada bahan bakar sehingga mesin mengalami gangguan dan kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran.

“Kami langsung berkoordinasi dengan petugas dan bersyukur seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman," kata dia. (*)

Editor: Lutfiyu Handi
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.