09 July 2026

Get In Touch

Korban Meninggal Gempa Venezuela Bertambah, Mencapai 3.685 Orang

Kehancuran dahsyat di kawasan Caraballeda dan Caribe di kota pesisir La Guaira, Venezuela, pada 4 Juli 2026. (foto:ist/Ant/Anadolu)
Kehancuran dahsyat di kawasan Caraballeda dan Caribe di kota pesisir La Guaira, Venezuela, pada 4 Juli 2026. (foto:ist/Ant/Anadolu)

CARACAS (Lentera) - Jumlah korban meninggal akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu, kini telah mencapai 3.685 orang sementara 17.907 lainnya kehilangan tempat tinggal, kata Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.

"Sebanyak 3.685 orang meninggal, 16.740 terluka, dan 6.462 telah diselamatkan," kata Rodriguez melalui ungggahan di Telegram, Senin (6/7/2026) mengutip Antara, Rabu (8/7/2026).

Menurut data terkini, sebanyak 17.907 orang masih kehilangan tempat tinggal dan 86.794 keluarga telah menerima bantuan.

Total 87 kamp sementara telah didirikan, di seluruh wilayah dan 9.603 ton makanan serta lebih dari 8,32 juta liter air telah didistribusikan. Sebanyak 25.970 orang juga telah menerima bantuan medis.

Diketahui, pada Rabu, 24 Juni, dua gempa bumi kuat dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara di pesisir utara Amerika Selatan itu dalam waktu yang berdekatan.

Guncangan awal (foreshock) dengan magnitudo 7,2 terjadi pada 18.04 waktu setempat (GMT–4/pukul 11:00 WIB) dan disusul dengan gempa bumi utama bermagnitudo 7,5 dengan selang waktu 39 detik setelahnya.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.