JOMBANG (Lentera) - Setelah dipastikan ditunjuk sebagai lokasi Muktamar ke-35 NU, Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, segera melakukan persiapan demi kelancaran muktamar yang dijadwalkan berlangsung 27-31 Agustus 2026.
Sarana dan prasarana pun mulai disiapkan guna menampung sekitar 6.000 perserta muktamar alias muktamirin. Sebanyak tujuh unit lembaga pendidikan di lingkungan pesantren tersebut akan digunakan sebagai lokasi menginap para muktamirin.
Penetapan PPBU Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026) malam.
Berdasarkan presentasi yang diajukan PPBU Tambakberas kepada PBNU, fasilitas penginapan bagi peserta muktamar akan memanfaatkan sejumlah lembaga pendidikan yang berada di kawasan pesantren.
Selain itu, fasilitas lain yang disiapkan mencakup kampus 1 dan 2 Madrasah FH (Fattah Hasyim), kampus 1 MAUWH (Madrasah Aliyah Unggulan Wahab Hasbullah), serta SMK TI dan SMK Kreatif Hasbullah Tambakberas Jombang.
“Sedangkan pembukaan muktamar dan sidang pleno di GSG (Gedung Serba Guna) KH Hasbullah Said,” ujar Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, Rabu (8/7/2026).
GSG KH Hasbullah Said yang berada di lingkungan Pesantren Tambakberas disebut mampu menampung sekitar 6.000 muktamirin. Kapasitas ini telah teruji ketika gedung tersebut digunakan sebagai lokasi acara kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke pesantren tersebut beberapa tahun lalu.
Gus Rozaq menegaskan kesiapan Pesantren Tambakberas menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Menurutnya, pesantren tersebut memiliki infrastruktur pendukung yang memadai, mulai dari 50 ribat atau asrama, 15 lembaga formal, hingga tiga perguruan tinggi.
Selain venue utama pembukaan, berbagai kebutuhan penyelenggaraan seperti lokasi sidang pleno, sidang komisi, sidang bahtsul masail, registrasi peserta, media centre, area parkir, hingga dapur umum juga telah dipersiapkan.
“Untuk acara expo kita pusatkan di lapangan Untung Suropati Tambakberas,” ujar Gus Rozaq.
Sedangkan pelaksanaan sidang komisi, panitia menyiapkan tiga unit lembaga pendidikan, yakni kampus 1 MAN 3 Jombang, kampus 1 MTsN Jombang, serta kampus 1 MMA Putri.
Setiap unit pendidikan tersebut memiliki kapasitas sekitar 500 orang. “Masing-masing unit pendidikan itu berkapsitas 500 orang,” pungkasnya.
Gus Rozaq menjelaskan, penunjukan Bahrul Ulum sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU bermula dari usulan yang disampaikan pihak pesantren kepada PBNU.
Setelah melalui tahapan survei dan penilaian, PBNU akhirnya menetapkan PPBU Tambakberas Jombang sebagai lokasi penyelenggaraan agenda besar organisasi Islam tersebut.
Dengan kesiapan fasilitas pendidikan, asrama, dan infrastruktur pendukung lainnya, PPBU Tambakberas menargetkan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berjalan lancar dan mampu melayani kebutuhan ribuan peserta yang hadir.
Dia menandaskan, seperti yang diberitakan di berbagai media, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.
Keputusan itu diambil dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU yang berlangsung di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026) malam. (*)
Reporter: Sutono Abdillah
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)