11 July 2026

Get In Touch

Wali Kota Wahyu Pastikan Penertiban PKL Disertai Solusi, Siapkan Lokasi di Splendid

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dikonfirmasi pada Jumat (10/7/2026). (Santi/Lentera)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dikonfirmasi pada Jumat (10/7/2026). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Kota Malang dilakukan dengan disertai solusi. Pemkot Malang telah menyiapkan skema penataan dan alternatif lokasi bagi para pedagang, termasuk rencana pengembangan kawasan di belakang Pasar Splendid, Jalan Majapahit, untuk menampung PKL dari kawasan Kayutangan Heritage.

Wahyu menyampaikan hal tersebut menindaklanjuti arahan dari Kemendagri melalui Dirjen Administrasi Kewilayahan (Adwil) agar pemerintah daerah menyiapkan solusi sebelum menertibkan PKL.

"Kami rata-rata sudah selalu begitu. Ketika kami akan melakukan penertiban, kami sudah mempunyai satu rencana untuk memindahkan PKL dan lain-lain, sudah ada alternatif," ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Wahyu mengambil contoh, sebelum menertibkan PKL di Pasar Kebalen dan Pasar Gadang, pihaknya telah menyiapkan solusi. Baik berupa penyiapan relokasi pedagang, ataupun solusi berupa pemberian batas waktu bagi PKL Pasar Kebalen untuk melakukan transaksi jual beli.

Tak hanya menyasar kawasan pasar, Wahyu menyebut penataan juga akan dilakukan terhadap PKL di sejumlah titik lain di Kota Malang. Pemkot, menurutnya, telah menyiapkan skema lokasi sebagai bagian dari proses penataan secara bertahap.

"PKL di tempat-tempat lain itu juga akan kami tertibkan. Kami sudah punya skema untuk lokasinya," katanya.

Salah satu kawasan yang masuk dalam agenda penataan, menurut Wahyu adalah kawasan Kayutangan Heritage. Wilayah yang menjadi salah satu destinasi unggulan Kota Malang tersebut akan kembali ditata, termasuk keberadaan PKL di sepanjang koridor kawasan.

Dijelaskannya, Pemkot Malang berencana mengembangkan kawasan di belakang Pasar Splendid, tepatnya di Jalan Majapahit. Lokasi tersebut disiapkan sebagai bagian dari skema penataan PKL.

"Termasuk juga nanti PKL yang ada di sepanjang Kayutangan Heritage juga akan kami tata lagi. Karena kami akan kembangkan lokasi yang di sebelah belakang Splendid, di Jalan Majapahit, itu untuk kami lakukan penataan. Nanti kami akan tempatkan PKL di sana," jelasnya.

Meski demikian, Wahyu menegaskan rencana tersebut akan direalisasikan secara bertahap. Pemkot Malang akan mengarahkan kebijakan penataan PKL menuju konsep yang lebih terencana, dengan tetap menyediakan alternatif bagi para pedagang.

"Bertahap, ini bertahap. Tetapi yang jelas kami akan menuju ke arah sana. Karena ini juga bagian dari Ngalam Laris yang termasuk dalam 10 Dasa Bakti Unggulan kami," tegas Wahyu.

Diketahui, program Ngalam Laris tersebut masuk dalam 10 Dasa Bakti Unggulan kepemimpinan Wahyu Hidayat yang memuat sejumlah fokus, mulai dari penataan dan pemberdayaan pasar rakyat melalui revitalisasi dan digitalisasi hingga fasilitasi pemasaran produk UMKM dan produk unggulan.

Program tersebut juga mencakup pengembangan penelitian dan pendampingan usaha serta fasilitasi akses permodalan yang mudah dan ringan.

Diharapkannya, kebijakan penataan PKL yang disiapkan Pemkot Malang tidak hanya diarahkan untuk menciptakan ketertiban kawasan. Penyediaan alternatif lokasi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ruang usaha para pedagang sekaligus menata aktivitas ekonomi perkotaan secara lebih terencana. (*)


Reporter: Santi Wahyu
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.