26 July 2026

Get In Touch

Polisi Tangkap Peneror Bom Saat MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel

Tim Gegana dan Densus 88 langsung turun ke lokasi ancaman bom. (Antara)
Tim Gegana dan Densus 88 langsung turun ke lokasi ancaman bom. (Antara)

JAKARTA (Lentera) - Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial MY (34), terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) saat kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

“Untuk pelaku satu orang inisial MY (34) alamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Senin (13/7/2026).

Budi belum membeberkan kronologi penangkapan. “Masih dalam pendalam penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan,” ujarnya. 

Tekait dengan teror tersebut, Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror melakukan penyisiran.  Hasilnya, tidak ditemukan bom di lokasi tersebut.

Ancaman tersebut dikirimkan saat siswa dan guru tengah melakukan upacara di hari pertama sekolah setelah libur panjang. Ancaman dikirimkan via pesan pribadi kepada guru dan petugas tata usaha (TU).

Sebelumnya, ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan diterima melalui pesan WhatsApp. Ancaman itu dikirimkan saat siswa dan guru tengah melakukan upacara di hari pertama sekolah setelah libur panjang.

"Laporannya 07.30 tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru liat WA-nya kita langsung datang semuanya Camat Lurah," kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, Senin (13/7/2026) melansir sindonews. 

Nurma menerangkan, ancaman bom itu dikirimkan via japri kepada guru dan petugas tata usaha (TU). Pihak kepolisian kemudian langsung merapat ke lokasi. Para siswa dievakuasi untuk keluar lingkungan sekolah. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.