Digelar Selama 15 Hari, Program Ngaliling Lewu Berhasil Himpun Pajak Sebesar Rp 56 Juta Lebih
PALANGKA RAYA (Lentera) – Program Ngaliling Lewu, yang merupakan layanan jemput bola kepada masyarakat, yang dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, telah berhasil meningkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Sebagaimana disampaikan Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Program Ngaliling Lewu merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) dalam rangka mendekatkan layanan pembayaran pajak kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
“Dengan hadirnya Program Ngaliling Lewu, masyarakat tidak perlu datang ke kantor Bapenda, karena petugas terjun langsung ke lapangan untuk memberikan layanan pembayaran PBB-P2," papar Emi, Sabtu (18/7/2026).
Program tersebut berlangsung selama 15 hari, pada 1–15 Juli 2026, yang dilaksanakan di lima kelurahan di Kota Palangka Raya. Selama 15 hari pemberian layanan, telah berhasil menghimpun penerimaan PBB-P2 sebesar Rp56.347.768.
"Kami sangat senang karena program ini ternyata mendapat respon positif dari masyarakat,” ungkapnya.
Emi melanjutkan, selain menyasar wilayah kelurahan, layanan Ngaliling Lewu juga dilaksanakan di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
Dari lokasi tersebut, Bapenda berhasil menghimpun penerimaan PBB-P2 sebesar Rp9.052.936 dari 50 transaksi pembayaran.
"Harapannya inovasi layanan jemput bola ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palangka Raya," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)