23 July 2026

Get In Touch

Pemkot Surabaya Lanjutkan Proyek Pelebaran Jalan Raya Menganti Tahun Ini

Pengerjaan proyek di Jalan Raya Menganti.
Pengerjaan proyek di Jalan Raya Menganti.

SURABAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melanjutkan proyek pelebaran Jalan Raya Menganti sepanjang 950 meter pada tahun ini,sebagai bagian upaya memperlancar konektivitas dan mengurangi kemacetan di kawasan Surabaya barat dan selatan khususnya Babatan Unesa, Wiyung, dan sekitarnya.

Selain memperlebar badan jalan, proyek tersebut juga dibarengi dengan pembangunan sistem drainase untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas sekaligus mencegah genangan di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan sebelum pekerjaan pelebaran dimulai, pihaknya terlebih dahulu membangun saluran tepi di lahan yang telah dibebaskan. Saluran tersebut nantinya berfungsi sebagai sistem drainase, yang terhubung dengan sungai di tengah Jalan Raya Menganti.

“Jadi yang dikerjakan saluran tepinya dahulu, karena kalau nggak ada saluran tepinya, agak susah. Misal terjadi apa-apa, nanti buang airnya ke mana,” kata Hidayat, Rabu (22/7/2026).

Saat ini, DSDABM juga tengah memindahkan jaringan utilitas listrik ke sisi selatan jalan. Pemindahan meliputi tiang, kabel, hingga trafo yang sebelumnya digunakan warga di kawasan tersebut. Proses tersebut dilakukan setelah Pemkot berkoordinasi dengan PLN.

Menurut Hidayat, pemindahan utilitas diperlukan agar pekerjaan penggalian tanah dan pemasangan corrugated concrete sheet pile (CCSP) atau tiang pancang beton di area sungai tengah dan badan jalan dapat segera dilaksanakan.

“Juga ada pemindahan utilitas PLN, sekarang ini posisinya lagi menggeser tiangnya. Jadi pasang tiang baru dan menggeser kabel, juga trafo. Kalau itu sudah selesai, kita mulai menggali (tanah) yang di tengah itu,” jelasnya.

Secara keseluruhan, proyek pelebaran Jalan Raya Menganti memiliki panjang sekitar 1.900 meter. Namun, pada tahun ini Pemkot Surabaya memprioritaskan pengerjaan sepanjang 950 meter, mulai dari Masjid Al Hidayah hingga Puskesmas Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri.

Sementara itu, pengerjaan sisa ruas sepanjang 950 meter dari Puskesmas Lidah Kulon hingga Asrama Polisi (Aspol) Bangkingan direncanakan berlangsung pada tahun depan karena masih menunggu proses pembebasan lahan.

“Targetnya (dikerjakan) tahun ini, karena lahannya sudah clear. Yang tahun depan masih menunggu pembebasan lahan,” ujar Hidayat.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya melalui DSDABM telah memulai pelebaran sebagian Jalan Raya Menganti pada 2024. Saat itu, pekerjaan dilakukan dari simpang lampu lalu lintas Jalan Babatan Unesa ke arah barat sepanjang 400 meter.

Hidayat menegaskan, proyek ini merupakan bagian dari program Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mempercepat pengembangan wilayah barat dan selatan kota. Selama ini, keterbatasan akses jalan menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di kawasan tersebut.

“Pembangunan ini merupakan bagian dari program Pak Wali Kota untuk mengembangkan Surabaya wilayah barat dan selatan. Karena selama ini akses jalannya hanya satu sehingga sering terjadi macet,” pungkasnya.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.