25 July 2026

Get In Touch

Potensi PAD dari Halte Belum Maksimal, Komisi C Minta Dishub Gandeng Swasta

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan. (Amanah/Lentera)
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memaksimalkan potensi pendapatan dari aset halte dengan menggandeng pihak swasta untuk pemasangan iklan. Dari total 77 halte yang ada, sebanyak 69 halte dinilai masih belum dimanfaatkan secara optimal sebagai media promosi.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mengatakan optimalisasi halte sebagai media iklan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, delapan halte yang telah dikerjasamakan untuk pemasangan iklan saja mampu menghasilkan PAD sebesar Rp583 juta.

"Artinya masih ada potensi dari 69 halte lainnya. Ini harus segera dioptimalkan oleh pemerintah kota untuk meningkatkan PAD, karena dari delapan halte saja dalam satu kontrak beberapa tahun kita sudah mendapatkan lebih dari setengah miliar rupiah," kata Eri dikutip Jumat (24/7/2026).

Ia menilai masih banyak halte yang berada di lokasi strategis dengan nilai ekonomi tinggi sehingga layak ditawarkan kepada pihak swasta sebagai media promosi. Salah satunya adalah halte di kawasan Embong Kaliasin, tepat di depan Hotel Bumi Surabaya.

 

Selain pemasangan iklan, Eri juga mengusulkan skema naming rights atau hak penamaan halte sebagai sumber pendapatan baru. Menurutnya, perusahaan dapat memperoleh hak penamaan halte sesuai hasil penilaian (appraisal), sehingga nilai kerja samanya lebih besar dibanding sekadar pemasangan logo atau reklame.

"Bahkan untuk pemberian hak nama, misalnya Halte Basuki Rahmat. Tentu kalau melalui appraisal nilainya akan berbeda. Jadi bukan hanya memasang logo atau iklan, tetapi juga melalui skema naming rights," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu berharap Dishub Surabaya segera mengoptimalkan seluruh halte yang belum dimanfaatkan agar potensi PAD dari aset publik tersebut dapat meningkat secara signifikan.

"Kalau 69 halte yang belum dimanfaatkan ini bisa didorong seluruhnya tahun ini, tentu akan memberikan tambahan pendapatan daerah yang signifikan," pungkasnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.