06 August 2026

Get In Touch

Pemkot Perkuat Komitmen Tingkatkan PAD, Gelar Desk Target P2DD

Pemkot gelar rapat Penyusunan Desk Target Perubahan Tahun 2026 dan Perencanaan Target Tahun 2027
Pemkot gelar rapat Penyusunan Desk Target Perubahan Tahun 2026 dan Perencanaan Target Tahun 2027

PALANGKA RAYA (Lentera) -Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), menggelar kegiatan Penyusunan Desk Target Perubahan Tahun 2026 dan Perencanaan Target Tahun 2027.

Rapat digelar beberapa waktu lalu tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, dengan didampingi Kepala Bapenda, Emi Abriyani. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembahasan Penguatan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). 

"Melalui forum desk, setiap perangkat daerah melakukan pembahasan mendalam terkait evaluasi serta penetapan target perubahan pendapatan untuk Tahun Anggaran 2026," papar Arbert, Rabu (5/8/2026).

Dalam rapat tersebut juga menyusun proyeksi target pendapatan untuk Tahun 2027. Penetapan target ini dirancang dengan mempertimbangkan berbagai parameter kondisi riil di lapangan, pemetaan potensi penerimaan daerah, serta keselarasan dengan arah kebijakan pembangunan Kota Palangka Raya.

Arbert juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah untuk terus menggali berbagai potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

“Setiap perangkat daerah harus bisa menyusun target realistis namun tetap progresif, yang didukung oleh inovasi berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan kinerja pengelolaan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, selain penentuan target penerimaan, agenda rapat juga menitikberatkan pada strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan implementasi P2DD.

Dimana penerapan sistem transaksi non-tunai berbasis digital menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. 

Selain itu, digitalisasi juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak maupun retribusi.

"Melalui langkah strategis ini Pemkot Palangka Raya menyatakan komitmennya untuk membangun tata kelola pendapatan daerah yang modern, terintegrasi, dan berbasis digital, sehingga mendukung pertumbuhan PAD sebagai pilar utama pembiayaan pembangunan," tutupnya.

Reporter: Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.