09 August 2026

Get In Touch

Kebakaran Bapenda Provinsi DKI Jakarta, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas Dinas Gulkarmat Jakarta berupaya memadamkan kobaran api yang membakar gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (7/8/2025). (Antara)
Petugas Dinas Gulkarmat Jakarta berupaya memadamkan kobaran api yang membakar gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (7/8/2025). (Antara)

JAKARTA (Lentera) - Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, kebakaran pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 21.40 WIB. Satu orang korban dilarikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

"Korban itu tidak bertambah hanya satu yang selamat. Korban saat ini menjalani perawatan di RSUD Tarakan," kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Karnawan, Sabtu (8/8/2026).

Karnawan memastikan korban tersebut selamat meski harus mendapat perawatan medis. Dengan demikian, kebakaran yang terjadi di lantai 11 hingga lantai 16 gedung Bapenda DKI itu tidak menimbulkan korban meninggal dunia.

Untuk mengatasi kebakaran, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit kendaraan pemadam kebakaran dan sekitar 200 personel untuk melakukan pemadaman. Petugas dikerahkan untuk menangani api sekaligus memastikan kondisi di dalam gedung.

Pengamanan di sekitar lokasi juga diperkuat. Polda Metro Jaya menyiagakan 125 personel untuk mengamankan area sekitar Gedung Bapenda DKI selama proses penanganan kebakaran.

Selain kepolisian, Kodim 0501/Jakarta Pusat turut menerjunkan 50 personel untuk membantu pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya mengerahkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dan Tim Disaster Victim Identification (DVI). "Setiap personel Brimob dituntut selalu siap memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat. Kami hadir untuk mendukung penanganan kebakaran, membantu pengamanan lokasi, serta memastikan masyarakat tetap terlindungi selama proses berlangsung," kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, Sabtu (8/8/2026).

Tim Biddokkes diterjunkan untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan sekaligus mengantisipasi kebutuhan penanganan dan identifikasi korban. Biddokkes juga berkoordinasi dengan Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri. (*)

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan data perpajakan dan aset daerah aman dari kebakaran di gedung Bapenda tersebut. "Data perpajakan DKI Jakarta dinyatakan aman karena seluruh data telah terdigitalisasi serta memiliki sistem pencadangan pada server dan pusat data di lokasi terpisah, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara.

Hal serupa juga berlaku untuk data aset daerah yang dikelola Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Seluruh data dan server berada di pusat data yang terpisah dari gedung di Abdul Muis, sehingga tetap aman.

Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta telah diasuransikan. Adapun sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah perangkat daerah yang berkantor di gedung tersebut, antara lain Bapenda, BPAD, BPSDM, Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, dan Dekranasda. (*)

 

Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.