16 August 2026

Get In Touch

Hingga Siang, Tercatat 235 Gempa Susulan di Pulau Flores

Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA (Lentera) - Hingga pukul 14.00 WIB, Sabtu (15/8/2026), setelah gempa utama yang terjadi di utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 235 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks).

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan gempa susulan tersebut terdistribusi di sebelah utara Pulau Flores dengan kisaran magnitudo M 2,5 hingga M 6,2. "Utamanya berada di bagian utara dari Pulau Flores," ujar Faisal dalam konferensi pers daring bersama BNPB, di Jakarta, Sabtu (15/8/2026) melansir Kompas.com.

BMKG terus memantau pergerakan sesar secara real time, bahkan dia memperkirakan peluruhan gempa susulan alami memerlukan waktu berkisar antara 2 hingga 3 minggu, seperti gempa yang terjadi sebelumnya di Maluku Utara. 

Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, berdasarkan informasi dari BMKG, pasca gempa bermagnitudo 7,7, ada 4 gempa susulan yang cukup besar. 

Sementara, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dalam kesempatan yang sama mengatakan sampai pukul 15.00 WIB sudah terjadi 31 kali gempa susulan. Kemudianada empat yang magnitudenya besar. Dari empat gempa susulan besar itu, yang pertama terjadi pada pukul 05.13 WIB dengan magnitudo 6,2. 

"Tepatnya hampir sama dengan gempa yang pertama, cuma kedalamannya ini naik. Jadi, yang gempa susulan pertama itu di kedalaman 10 kilometer dan tetap berada di laut," tutur dia melansir Kompas.com. 

Sementara itu, gempa susulan kedua terjadi pada pukul 05.13.53 WIB dengan magnitudo 5,5. Sama seperti gempa pertama, titik gempa susulan kedua ini berada di laut. Lintangnya di 8,14 Lintang Selatan, 120,11 Bujur Timur, dan kedalamannya di 10 kilometer. 

Sedangkan, gempa susulan ketiga terjadi pada 05.28 WIB dengan magnitudo 6,2 di kedalaman 10 kilometer. Gempa susulan keempat pukul 05.37 WIB dengan magnitudo 5,6. 

"Gempa-gempa susulan yang lainnya yang tadi saya katakan 31 kali menurut informasi BMKG, itu tidak ada lagi yang kekuatannya di atas yang tadi saya sebutkan. Sejak pukul 7 pagi sampai sekarang sudah tidak ada lagi gempa-gempa yang magnitudonya besar," ujar dia. (*)

Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.