24 August 2026

Get In Touch

Hadiri Pembukaan Training Raya Nasional HMI Cabang Kediri, Mbak Wali Tekankan Kolaborasi Pemuda Bangun Daerah

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati (tengah) bersama Wawali Kota Kediri, Qowimuddin saat menghadiri Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Tahun 2026, di Ruang Joyoboyo Balai
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati (tengah) bersama Wawali Kota Kediri, Qowimuddin saat menghadiri Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Tahun 2026, di Ruang Joyoboyo Balai

KEDIRI (Lentera) - Wali Kota Kediri, Vinanda Praneswati menghadiri Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Tahun 2026, di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Sabtu (1/8/2026). 

"Saya mengapresiasi kegiatan yang digelar tingkat nasional. Banyak tokoh yang hadir di Kota Kediri. Ini menunjukkan bahwa Kediri bukan hanya menjadi tuan rumah kegiatan, tetapi juga ruang dialog intelektual dan pergerakan kader bangsa," ujar Wali Kota Kediri yang biasa disapa Mbak Wali ini.

Mbak Wali menilai, tema yang dipilih dalam kegiatan ini sangat relevan dengan zaman sekarang. Yakni, Kristalisasi Nalar Intelektual Kader HMI dalam Menghadapi Krisis Energi, Ekologi dan Pangan Nasional, sebagai Wujud Akselerasi Menuju Masyarakat Berdaulat, Adil dan Makmur. 

Saat ini sedang dihadapkan, pada perubahan yang begitu cepat. Krisis energi mendorong semua, untuk semakin bijak dalam memanfaatkan sumber daya dan berinovasi pada energi berkelanjutan. 

Krisis ekologi mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan. Sementara itu, tantangan ketahanan pangan menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kehidupan manusia. 

HMI dengan akar nilai perjuangannya, memiliki posisi strategis untuk menghadirkan gerakan yang moderat, seimbang, adil, dan berorientasi pada keilmuan dan intelektualitas.

"Saya berharap, dengan kehadiran para narasumber yang luar biasa, forum ini akan melahirkan gagasan-gagasan segar dan menghasilkan peta jalan pergerakan. Dari pelatihan ini, kader-kader HMI harus siap berkontribusi nyata bagi bangsa, baik melalui advokasi kebijakan, gerakan sosial, penguatan literasi lingkungan, maupun pengabdian di tengah masyarakat," ungkapnya.

Pemerintah Kota Kediri mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Dalam konteks inilah, gagasan, saran dan kritik konstruktif dari kader-kader HMI menjadi sangat penting. Pemerintah Kota Kediri membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti ormas keagamaan, ormas kepemudaan, termasuk organisasi pergerakan mahasiswa, salah satunya HMI. 

Mbak Wali percaya, mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan peran pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis dalam perencanaan, pengawasan, dan penguatan pembangunan daerah.

"Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri. Semoga kegiatan ini melahirkan kader-kader HMI yang bukan hanya cerdas intelektual, namun juga cerdas moral spiritual. Menjadi kader yang progresif dalam pergerakan, serta aktif berkontribusi nyata bagi masa depan bangsa," pungkasnya.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua DPRD Firdaus, Perwakilan Kodim, perwakilan Kapolresta, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Kediri Imam Wihdan, Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur Yusfan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri, Ketus Umum HMI Cabang Kediri Chanifan, Ketua KNPI Munjidul Ibad, organisasi mahasiswa, jajaran HMI, dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan skrining pada 27-31 Juli, lalu 1-6 Agustus pelaksanaan Training Raya. Untuk peserta Intermediate Training berjumlah 33 orang dan peserta Senior Course ada 8 orang.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.