JOMBANG (Lentera) -Kesehatan para muktamirin dan Nahdliyin menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) turut menjadi perhatian utama panitia dan sejumlah pihak. Terbukti dari posko kesehatan berbagai elemen masyarakat yang tersedia selama 24 jam.
Keberadaan posko kesehatan mulai terlihat sebelum memasuki Kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Tepat setelah pintu masuk tol exit Kabupaten Jombang, puluhan tenda posko kesehatan nampak aktif.
"Tim kesehatan 24 jam penuh. Mereka selalu ada dokter, perawat, ambulans yang siap memberikan layanan kepada para muktamirin khususnya, dan juga para muhibbin atau penggembira yang datang di area Muktamar," ujar Koordinator Kesehatan Panitia Muktamar NU 35 HM Zulfikar As'ad atau Gus Ufik, Rabu (26/08/2026).
Posko kesehatan tadi sebagian besar diinisiasi sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) maupun partai politik di sepanjang jalur menuju lokasi Muktamar.
Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang itu menyebut, posko-posko tersebut tidak hanya menyediakan fasilitas berupa air minum gratis, tetapi juga sejumlah layanan bagi warga yang datang ke Jombang.
Beberapa posko terlihat mulai menyiapkan layanan kesehatan untuk para muhibbin atau penggembira Muktamar yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
"Yang menarik, saya melihat muncul di kiri-kanan jalan yang saya lewati, yaitu rumah-rumah yang menjadi posko dari ormas maupun partai politik lengkap dengan umbul-umbulnya. Di situ mereka menyediakan mulai dari air minum gratis sampai mungkin layanan-layanan yang lain, terutama layanan kesehatan," kata Gus Ufik.
Fenomena tersebut, menurutnya, menunjukkan besarnya daya tarik Muktamar NU. "Bagi kami ini merupakan sesuatu yang menarik karena menunjukkan betapa magnetnya NU itu begitu kuat. Hampir semua ormas bermaksud ikut hadir bergembira bersama para muktamirin dan para muhibbin," ungkapnya.
Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) turut mengoptimalkan layanan kesehatan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas warga selama Muktamar. Layanan kesehatan tidak hanya difokuskan di area utama Muktamar, tapi juga disiapkan di sekira 10 titik yang menjadi jalur kedatangan peserta, mulai dari bandara, stasiun hingga rest area.
"Kita pun juga mempersiapkan tim kesehatan dengan didukung oleh lembaga-lembaga kesehatan dari berbagai daerah serta beberapa rumah sakit NU," jelas Gus Ufik.
Tim tersebut akan ditempatkan secara bergiliran sesuai dengan pembagian shift dan dilengkapi tenaga medis serta ambulans.
"Untuk tim kesehatan yang kita siapkan ini, setiap titik harus ada dokter, perawat, dan juga ambulans," tegasnya.
Khusus di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi utama Muktamar, panitia juga telah menyiapkan pos kesehatan khusus. Terdapat tiga pos kesehatan yang disiapkan di sejumlah titik di area Muktamar. Pos tersebut akan beroperasi selama 24 jam selama pelaksanaan kegiatan.
Reporter: Sutono|Editor: Arifin BH





.jpg)