31 August 2026

Get In Touch

Akselerasi Kinerja Pemkab Jember, Gus Fawait Mutasi 43 Pejabat Eselon dan Camat

Bupati Jember Gus Fawait saat melakukan mutasi terhadap para pejabat di Pemkab Jember, Jumat (28/8/2026) malam.
Bupati Jember Gus Fawait saat melakukan mutasi terhadap para pejabat di Pemkab Jember, Jumat (28/8/2026) malam.

JEMBER (Lentera) — Bupati Jember Gus Fawait Jember kembali menggelar mutasi jabatan eselon dan sejumlah camat.  Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (28/8/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait, mengapresiasi dedikasi Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus menekankan pentingnya percepatan capaian program pemerintah daerah.

Bupati Jember ​Gus Fawait menyampaikan rasa bangga atas kerja sama seluruh jajaran ASN Pemkab Jember selama enam bulan terakhir yang telah berupaya melakukan akselerasi pelayanan. Menurut dia, rotasi dan pergantian posisi pejabat yang dilakukan saat ini bukanlah bentuk evaluasi negatif, melainkan bagian dari strategi penyempurnaan organisasi.

​"Ibarat dalam sepak bola, pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi pun terkadang perlu keluar lapangan sejenak untuk mengatur napas. Rotasi ini semata-mata untuk penyempurnaan agar ke depan ritme kerja kita bisa melaju lebih cepat lagi," ujar Gus Fawait. Dia menargetkan seluruh sasaran kerja dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta janji politik dapat terealisasi lebih awal tanpa harus menunggu masa jabatan lima tahun berakhir.

Sejumlah pejabat yang dimutasi diantaranya, Bambang Rudianto yang sebelumnya Kasatpol PP kini menjabat Staf Ahli, Boby Arisandi sebelumnya Kadispora kini Asisten, Arif Tjahjono sebelumnya Kadispendik kini Kepala Bapeda, Regar Jeane sebelumnya Kadiskominfo kini menjabat Kadiapora, sedangkan Ahmad Helmi sebelumnya Kadinsos kini menjabat Kadiskominfo. 

Beberapa capaian yang saat ini terus digenjot antara lain, bidang kesehatan, infrastruktur & aksesibilitas, hingga bidang pendidikan.

"Pemkab Jember tidak hanya membebaskan biaya pelayanan kesehatan dasar, tetapi telah memperluas layanan hingga program Homecare. Selain itu, penerbangan di bandara daerah kembali dioperasikan untuk mendukung konektivitas wilayah," paparnya.

Bahkan, penyaluran beasiswa telah merealisasikan lebih dari 50 persen dari total target 20.000 penerima manfaat.

​Selain perbaikan kinerja internal, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Jember atas komunikasi politik yang harmonis antara jajaran eksekutif dan legislatif. Menurut dia, adanya perbedaan pandangan atau dinamika dalam proses pemerintahan merupakan hal yang wajar dan menyehatkan bagi demokrasi.

​"Dinamika itu bagian dari demokrasi yang sehat. Tugas DPRD adalah memberikan masukan konstruktif, dan kami di eksekutif sangat terbuka selama seluruh masukan tersebut sesuai dengan koridor perundang-undangan," tambahnya.

​Menutup pernyatannya, Gus Fawait menegaskan bahwa percepatan kerja tidak hanya berfokus pada pembahasan anggaran, melainkan pada hasil konkret yang dirasakan masyarakat. Setelah fokus pada pembenahan pelayanan publik dasar sepanjang 2025–2026, Pemkab Jember bersiap mengalihkan fokus utama pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penurunan angka kemiskinan secara signifikan mulai tahun 2027. (mok/ads)

 

Reporter : PJ Moko
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.