20 September 2026

Get In Touch

Haouthi Serang Ibu Kota Arab Saudi dan Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco

Peluncuran sebuah pesawat nirawak (drone) yang diduga diarahkan ke Mocha, Yaman, Minggu (9/8/2026). (foto:ist/Ant/Xinhua/Houthi Media Center)
Peluncuran sebuah pesawat nirawak (drone) yang diduga diarahkan ke Mocha, Yaman, Minggu (9/8/2026). (foto:ist/Ant/Xinhua/Houthi Media Center)

DOHA (Lentera) - Kelompok bersenjata Houthi, yang saat ini menguasai wilayah utara Yaman menyatakan, telah melancarkan dua operasi militer yang menyasar sejumlah target di Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026).

Serangan itu menargetkan ibu kota Arab Saudi, Riyadh, serta fasilitas pengolahan minyak yang dioperasikan oleh perusahaan milik pemerintah Saudi, Aramco, di wilayah barat negara tersebut.

"Operasi militer pertama diarahkan pada fasilitas-fasilitas strategis yang penting di ibu kota Saudi, Riyadh, dan operasi kedua menyasar fasilitas Aramco di Yanbu," ungkap juru bicara militer Houthi, Yahya Saree melalui aplikasi pesan Telegram mengutip Antara, Minggu (20/9/2026).

Sementara itu, juru bicara Koalisi Arab, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki menyampaikan dalam sebuah pernyataan, bahwa pihaknya telah menembak jatuh sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi, pada Sabtu (19/9/2026) pagi.

"Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi ke arah kota Riyadh pada Sabtu subuh," demikian tulis pernyataan tersebut.

Sebelumnya, sejumlah media juga melaporkan adanya kebakaran besar pada sebuah fasilitas penyimpanan bahan bakar di dekat bandara di Riyadh.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.