SURABAYA (Lentera) – Program Studi Informatika, Fakultas Teknik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (Informatika-FT UWKS) mengimplementasikan website resmi Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien (PPHM) Sunan Kalijaga, Tulungagung. Website tersebut menjadi bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk mendorong digitalisasi pengelolaan informasi pesantren.
Implementasi website dilakukan melalui rangkaian penyerahan, evaluasi, pembaruan konten, pelatihan, hingga pendampingan pengelolaan pada 17–18 September 2026. Website resmi PPHM Sunan Kalijaga kini dapat diakses melalui pphmsuka.ponpes.id.
Sebelum implementasi, PPHM Sunan Kalijaga belum memiliki platform informasi terintegrasi untuk mengelola profil kelembagaan, dokumentasi kegiatan, publikasi aktivitas pesantren, serta informasi program secara sistematis. Kehadiran website tersebut diharapkan menjadi satu kanal digital resmi yang dapat diakses masyarakat.
Website dikembangkan menggunakan Content Management System (CMS) sehingga pengelola pesantren dapat melakukan pembaruan informasi secara mandiri. Selain memuat profil lembaga, platform tersebut diarahkan menjadi ruang publikasi kegiatan pesantren, aktivitas santri, program kelembagaan, serta dokumentasi berbagai kegiatan.
Ketua Kelompok PkM, Teguh Pribadi Ikhsan, mengatakan pengembangan website dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi dan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan sistem, pengisian serta pembaruan konten, evaluasi, hingga pelatihan dan pendampingan pengelola.
“Melalui tahapan sosialisasi, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga pelatihan pengelola pada tanggal 17 dan 18 September ini, kami memastikan website dapat digunakan sesuai kebutuhan pesantren. Luaran utama kegiatan ini adalah website resmi yang dapat diakses secara daring dengan konten kelembagaan yang terstruktur, sekaligus peningkatan kapasitas pengelola agar mampu melakukan pembaruan informasi secara mandiri,” kata Teguh.
Dekan Fakultas Teknik UWKS, Dr. Ir. Anang Kukuh Adisusilo, S.T., M.T., turut mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu bentuk peran perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat, termasuk lembaga pendidikan keagamaan.
Kolaborasi Informatika-FT UWKS dengan PPHM Sunan Kalijaga diharapkan tidak hanya menghasilkan produk teknologi, tetapi juga memperkuat pengelolaan informasi dan identitas digital pesantren. Pengelola pesantren juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengoperasikan, memperbarui, dan mengelola konten website.
Pimpinan Pondok PPHM Sunan Kalijaga, KH M. Muhson Hamdani, menyambut positif implementasi website tersebut. Ia mengatakan platform digital itu akan dimanfaatkan sebagai sarana utama untuk menyampaikan informasi mengenai aktivitas pesantren kepada masyarakat.
“Kehadiran website ini sangat esensial bagi kami. Sebagai sarana informasi, website ini akan mempublikasikan seluruh kegiatan pondok, perkembangan para santri, hingga program-program lembaga agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas. Ini adalah bentuk nyata transparansi dan kesiapan PPHM Sunan Kalijaga menghadapi era digital,” ujar KH Muhson.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan simulasi, evaluasi, pembaruan konten, dan pendampingan langsung kepada pengelola website. Tahap tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan website dapat terus digunakan dan diperbarui setelah kegiatan PkM selesai.
Melalui website pphmsuka.ponpes.id, PPHM Sunan Kalijaga memiliki kanal digital resmi untuk mengelola informasi kelembagaan, mendokumentasikan kegiatan, memperluas publikasi dan syiar pesantren, serta memperkenalkan aktivitas lembaga kepada masyarakat secara lebih luas.
Editor:Widyawati/rls









.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)