09 October 2026

Get In Touch

Iran Siap Respon Kuat Serangan Baru AS dan Israel 

Persenjataan Iran.
Persenjataan Iran.

SURABAYA (Lentera) - Iran memperingatkan akan membalas dengan respons yang lebih kuat setiap serangan baru Amerika Serikat (AS) dan Israel. Iran juga menyatakan telah menyiapkan sejumlah target untuk serangan balasan dan meningkatkan kapasitas produksi senjatanya secara signifikan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran Reza Talaei-Nik, pada Selasa (6/10/2026), mengatakan setiap serangan baru akan dihadapi dengan "respons tegas" dan menyebabkan kerugian yang lebih besar bagi pihak lawan, menurut laporan kantor berita semi-resmi Fars.

Melansir Anadolu, Talaei-Nik menandaskan sejumlah target yang dapat diserang angkatan bersenjata Iran sebagai balasan atas agresi baru telah disiapkan.

Dia juga mengatakan telah meningkatkan persenjataan dan teknologi canggih, termasuk kemampuan rudal dan drone, sistem pertahanan Udara. Selain itu juga menyediakan angkatan bersenjata pada berbagai sistem angkatan laut, darat, dan udara lainnya.

Menurut dia, target potensial yang dapat diserang angkatan bersenjata Iran sebagai respons terhadap serangan baru juga telah diidentifikasi dan dipersiapkan.

Talaei-Nik mengatakan Iran telah membekali angkatan bersenjatanya dengan "teknologi rudal dan drone yang lebih canggih", serta meningkatkan sistem pertahanan udara, angkatan laut, dan darat.

Dia mengatakan kapasitas produksi Iran untuk senjata, peralatan pertahanan, dan amunisi telah meningkat 2,5 kali lipat dibandingkan tingkat sebelum perang yang dimulai pada 28 Februari. "Produksi beberapa jenis senjata telah meningkat lebih dari tiga kali lipat," kata dia.

Menurut Talaei-Nik, lebih dari 1.000 sistem, senjata, jenis peralatan, dan amunisi saat ini berada dalam kapasitas produksi Kementerian Pertahanan Iran dan jaringan mitranya.

Dia juga mengatakan kerja sama pertahanan Iran dengan Rusia dan China tidak terhenti maupun menurun meski terjadi berbagai perkembangan terbaru. Kerja sama strategis dengan Moskow dan Beijing tetap berjalan berdasarkan kesepakatan yang ada, dengan pertukaran di bidang politik dan pertahanan terus berlanjut. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.