TRENGGALEK (Lentera) – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menargetkan peningkatan prestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPAPERDA) III Jawa Timur 2026. Sebanyak 126 atlet disiapkan untuk berlaga di 16 cabang olahraga POPDA dan PEPAPERDA.
Pelepasan kontingen berlangsung di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (26/10/2026). Pemkab Trenggalek berharap para atlet mampu melampaui capaian gelaran sebelumnya yang berhasil membawa pulang 4 medali emas.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu tolok ukur untuk memacu peningkatan prestasi pada kompetisi tahun ini.
Menurut Triadi, kontingen POPDA dan PEPAPERDA tahun ini mengikuti 16 cabang olahraga, dengan sejumlah cabang di antaranya menjadi andalan Trenggalek, termasuk pencak silat. Ia berharap para atlet dapat memaksimalkan kemampuan yang telah diasah selama latihan sehingga mampu bersaing dengan perwakilan daerah lain.
Berdasarkan data Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Trenggalek, 126 atlet POPDA akan didampingi 33 pelatih dan ofisial. Cabang olahraga yang diikuti meliputi akuatik, sepak takraw, senam, panjat tebing, atletik, judo, petanque, panahan, pencak silat, karate, mixed martial arts (MMA), bola basket, bulu tangkis, balap sepeda mountain bike (MTB), tenis meja, serta catur yang masuk kategori eksibisi.
Gelaran POPDA dan PEPAPERDA dijadwalkan berlangsung di 2 daerah. Kompetisi di Surabaya digelar pada 29 Oktober hingga 5 November 2026, sedangkan pertandingan di Ngawi berlangsung pada 5–11 November 2026. Namun, untuk jadwal dan lokasi masih dapat berubah tergantung dari panitia provinsi.
Di sisi lain, Pemkab Trenggalek juga menyiapkan dukungan bagi atlet yang mampu meraih prestasi. Triadi menjelaskan, pemberian penghargaan akan menyesuaikan anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD, dengan kemungkinan adanya tambahan apresiasi.
“Kalau reward sesuai dengan apa yang sudah teranggarkan di APBD. Tentunya itu nanti secara berjenjang dan tidak menutup kemungkinan ada reward yang lain, mungkin ada tambahan,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dispora Trenggalek Arief Setiawan menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kedisiplinan selama mengikuti pertandingan. Ia mengingatkan bahwa target prestasi tidak akan tercapai apabila atlet mengabaikan kesehatan maupun arahan dari pelatih.
“Tetap semangat, jaga kondisi karena prestasi tidak akan terjadi ketika kondisi badan dan disiplin itu tidak bisa kita jaga,” pesannya.
Arief menambahkan, anggaran pembinaan sebesar Rp93,5 juta disiapkan untuk mendukung atlet Trenggalek yang berhasil meraih prestasi. Dana tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk berjuang meraih medali dan mengharumkan nama daerah.
Melalui keikutsertaan dalam POPDA XV dan PEPAPERDA III, Trenggalek berharap dapat meningkatkan perolehan medali sekaligus memberi kesempatan kepada atlet pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding di tingkat Provinsi Jawa Timur. (Adv)
Reporter: Herlambang
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)