04 April 2025

Get In Touch

Target Awal 2021, Pasar Gringging dan Pasar Kras Baru Mulai Ditempati Peadagang

Renovasi pasar Gringging, Kabupaten Kediri ditargetkan selesai dan bisa ditempati pada awal 2021 mendatang.
Renovasi pasar Gringging, Kabupaten Kediri ditargetkan selesai dan bisa ditempati pada awal 2021 mendatang.

KEDIRI (Lenteratoday) - Kabar gembira bagi pedagang, renovasi Pasar Gringging diterget selesai awal 2021 dan sudah diperbolehkan ditempati. Pemkab Kediri melalui Dinas Perdagangan melanjutkan pembangunan revitalisasi Pasar Gringging, Kecamatan Grogol yang memasuki tahap finishing atau penyelesaian.

Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menegaskan, sesuai target awal pada 2021 pasar baru sudah bisa ditempati pedagang. Kondisi saat ini proses pembangunan sudah mencapai 85 %.

"Saat ini sudah mencapai 85 %. Selain itu yang sedang berjalan ini adalah pengerjaan saluran drainase dan papan nama di bagian depan pasar. Proses pengerjaan drainase ini menjadi salah satu perhatian, mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan.," kata Tutik.

Ditambahkan, jika sebelum-sebelumnya kondisi pasar banjir bila musim hujan, setelah renovasi diharapkan tidak banjir lagi. Selama ini limpahan air dari luar pasar menjadi salah satu penyebab seringnya pasar tersebut banjir ketika musim hujan. Sehingga membuat pedagang dan pembeli tidak nyaman untuk datang ke Pasar Gringging.

Program pembangunan yang dikerjakan Pemkab Kediri tidak terlepas dari kondisi pasar yang sudah kurang layak. Termasuk jumlah pedagang yang tak sebanding dengan daya tampung pasar, alias sudah overload.

“Dengan kondisi demikian memang sudah seharusnya dilakukan revitalisasi total. Ke depan selain memperhatikan pengelolaan sampah, di pasar yang baru nanti juga dilakukan zonasi berdasarkan jenis dagangan. Ada zona daging, konveksi, gerabah, sayur dan lain sebagainya,” tuturnya.

Selain itu, pedagang lapak yang dahulu tertutup kios, sekarang tidak. Karena kios sudah dibangun sendiri dengan konsep pertokoan di samping los pedagang. Bukan lagi di bagian depan.“Kita harapkan dengan revitalisasi ini pasar bisa lebih nyaman baik bagi pedagang maupun pengunjung,” tambah Tutik.

Tidak hanya Pasar Gringging, tahun ini Pemkab juga melakukan revitalisasi Pasar Kras. Dimana pelaksanaan renovasi sudah mencapai 85 %. “Cuma kendala teknis tidak seperti Pasar Gringging. Permasalahan drainase, sampah sedikit beda,” ujar perempuan yang secara definitif menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan tersebut.

Pembangunan Pasar Kras diproyeksikan selesai akhir tahun ini. Sehingga pada awal 2021 pedagang sudah bisa menempati lapak dan kios baru. Sebab selama pengerjaan itu pedagang menempati tempat penampungan sementara (TPPS).

Dua pasar tradisional ini memang merupakan pasar kategori besar di Kabupaten Kediri. Keduanya juga memiliki jumlah pedagang cukup banyak dibanding pasar-pasar lain. Tak heran jika alokasi anggaran untuk dua pasar ini cukup besar. Untuk Pasar Gringging telah dialokasikan sebesar Rp 16 miliar, sementara pembangunan Pasar Kras bernilai Rp 10 miliar. (gos/adv)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.