04 April 2025

Get In Touch

Antara Trump dan Biden Saling Klaim ‘Menang-Kalah’

Presiden AS Donald Trump (kiri) dan presiden terpilih Joe Biden (kanan) - Istimewa
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan presiden terpilih Joe Biden (kanan) - Istimewa

[JAKARTA] Lenteratoday -Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut penolakan Presiden Donald Trump dalam mengakui kekalahannya pada pemilu sebagai "memalukan" dan menyebut sengketa itu tak penting.

"Saya hanya menganggap ini memalukan, jujur saja," kata Biden ketika ditanya apa pandangan dia terhadap keengganan Trump untuk mengakui kalah pemilu 3 November 2020.

"Bagaimana saya bisa mengatakan hal ini secara bijaksana? Saya pikir hal ini tidak akan membantu yang diwariskan presiden," kata Biden kepada wartawan di kota kelahirannya Wilmington, Delaware, Selasa (10/11/2020).

Antara presiden terpilih Joe Biden dengan presiden Donald Trum terjadi saling klaim, siapa menang dan siapa kalah.

Satu pekan setelah Pilpres AS, Trump tetap bungkam di Gedung Putih dengan terus merasa menang pemilu, dan mengajukan gugatan kecurangan pemilu yang sejauh ini tidak didukung bukti yang kuat.

Biden sendiri umumnya mengabaikan apa yang terus menerus diampaikan Trump.

"Fakta mereka tak mau mengakui kami menang untuk saat ini adalah tidak banyak mempengaruhi perencanaan kami," kata Biden seperti dikutip AFP.

Dalam rangkaian pembicaraan terakhirnya dengan para pemimpin dunia, Biden sudah berbicara dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin.

Ketika ditanya apa pesan dia kepada mereka, Biden menjawab, "Saya beri tahu mereka bahwa Amerika sudah kembali. Kami akan kembali ke permainan. Bukan Amerika seorang."

Trump sendiri masih bersikukuh menang. Pada Selasa  (10/11/2020), dia mencuit, "KITA AKAN MENANG!", menunjuk kepada gugatan hukumnya yang ternyata tidak berhasil. "PERHATIKAN KECURANGAN PENGHITUNGAN SUARA BESAR-BESARAN." (Ant)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.