05 April 2025

Get In Touch

Malaysia Darurat Corona: Lockdown 6 Distrik, 'Balik Kampung' Juga Dilarang

Malaysia Darurat Corona: Lockdown 6 Distrik, 'Balik Kampung' Juga Dilarang

KUALA LUMPUR (Lenteratoday) - Malaysia akan melockdown beberapa distriknya, diantaranya Kuala Lumpur serta Kota Johor Bahru. Penguncian ini akan dilaksanakan selama dua minggu ke depan.Keputusan ini diambil menyusul situasi darurat terkait wabah virus Corona (COVID-19).

Pemerintah pun melarang 'balik kampung' tahunan untuk tahun kedua. Tetapi melonggarkan kunjungan rumah bagi mereka yang tinggal di negara bagian dan wilayah federal yang sama, kecuali mereka yang berada di enam distrik Selangor dengan infeksi tinggi.

Distrik Selangor akan ditempatkan di bawah perintah kontrol gerakan penuh (MCO) adalah Petaling, Hulu Langat, Gombak, Klang, Kuala Langat dan Sepang.

Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob dalam sebuah pertanyaan dikutib Sabtu (8/5/2021) mengatakan, "Setelah mengevaluasi presentasi dan saran Kementerian Kesehatan, pemerintah setuju untuk memberlakukan perintah pengendalian pergerakan di seluruh Kuala Lumpur dari tanggal 7 Mei hingga 20 Mei."

Hal ini terjadi setelah Kementerian Kesehatan memverifikasi ada 17 cluster baru di Kuala Lumpur dan jumlah kasus harian yang meningkat.

Dikutip dalam The Star, Pemerintah Malaysia melaporkan ada penambahan kasus baru COVID-19 sebanyak 3.120 sehingga total ada 420.632 kasus COVID-19 di Negeri Jiran tersebut.

Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengatakan jumlah kasus aktif telah melampaui 150 di distrik Johor Bahru, Kulai dan Kota Tinggi sehingga mereka juga akan diisolasi serta 15 kecamatan lainnya di negara bagian Terengganu dan Perak.

Disebut oleh Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah dalam The Star, lonjakan kasus COVID-19 baru-baru ini umumnya disebabkan oleh kelelahan pandemi (pandemic fatigue).

Menurut WHO, pandemic fatigue merupakan kondisi yang dialami masyarakat yang memicu munculnya demotivasi untuk berbagai langkah perlindungan yang direkomendasikan. Kondisi ini mengakibatkan banyak orang yang mulai abai dengan protokol kesehatan.

Selain pandemic fatigue dan kelonggaran aturan protokol kesehatan ada juga beberapa temuan varian virus Corona baru.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah, mengatakan RS pemerintah di sekitar Lembah Klang kehabisan tempat tidur di unit ICU untuk menangani kasus-kasus penting COVID-19. RS Sungai Buloh telah menerima 20 pasien rujukan ke ICU setiap hari dalam satu minggu terakhir. RS tersebut hampir kehabisan tempat tidur.

Dia mengatakan 6 RS yang mengalokasikan tempat tidur di ICU dan pusat perawatan kritis untuk pasien COVID-19 telah mencapai ambang batas kewaspadaan.

Mengutip The Strait Times, Malaysia akan menempatkan enam dari sembilan distrik di negara bagian Selangor yang padat penduduknya di bawah pembatasan pergerakan tingkat pertama selama 12 hari.(ist)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.